Lansia Asal Tulungagung yang Hilang Ditemukan Tewas Mengapung/ Istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengapung di aliran Sungai PLTA Niyama, Desa Besuki. Korban, yang diyakini adalah seorang lansia, diduga kuat merupakan warga Kecamatan Campurdarat yang telah dilaporkan hilang sehari sebelumnya.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan PLTA pada Minggu sore (11/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saksi segera melaporkan temuan tubuh laki-laki yang mengambang menuju terowongan Niyama.
Identitas Korban Diperkuat Keluarga
Menanggapi laporan tersebut, aparat Polsek Besuki bersama Tim Inafis Polres Tulungagung langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, membenarkan penemuan tersebut. “Benar, pada Minggu sore kami menerima laporan penemuan mayat mengapung di Sungai PLTA Niyama. Petugas langsung melakukan olah TKP dan penanganan awal,” ujar Iptu Nanang.
Dari hasil pemeriksaan awal dan pencocokan ciri-ciri, korban teridentifikasi bernama Muklas (70), warga Dusun Centong, Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat. Identitas korban diperkuat setelah pihak keluarga memberikan keterangan.
”Korban diduga merupakan pria lanjut usia yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Campurdarat. Ciri-ciri fisik dan keterangan keluarga sangat menguatkan dugaan bahwa jenazah tersebut adalah yang bersangkutan,” jelas Nanang.
Hilang Sejak Berpamitan Beli Ayam
Berdasarkan keterangan dari keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan untuk keluar rumah dengan tujuan membeli ayam. Korban terakhir terlihat mengenakan kaos biru bertuliskan Yamaha dan sepatu hitam.
Karena tak kunjung pulang hingga malam hari, anak korban mulai melakukan pencarian intensif ke sanak saudara dan tetangga. Sejumlah saksi menyebut korban terlihat berjalan kaki ke arah barat menuju sungai sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum akhirnya pihak keluarga melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Campurdarat.
Jenazah korban berhasil dievakuasi dari aliran sungai sekitar pukul 16.30 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Besuki, Inafis Polres Tulungagung, serta dibantu warga setempat.
Saat ini, jenazah telah dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lanjutan dan proses pemulasaraan jenazah.
”Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” pungkas Iptu Nanang Murdiyanto.












