KEDIRI, AJTTV.COM – Kabar terbaru dari insiden kecelakaan beruntun bus Harapan Jaya di Simpang Empat Muning, Kota Kediri, mencatat penambahan jumlah korban. Data kepolisian kini mengonfirmasi total 11 orang menjadi korban dalam peristiwa dramatis tersebut, termasuk seorang anak kecil yang sempat terjebak dalam situasi mencekam.
Meskipun benturan keras sempat menghancurkan badan bus dan menabrak rumah warga, sebuah keajaiban muncul: Tidak ada korban jiwa.
Hujan Pecahan Kaca dan Luka Ringan
Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, menjelaskan bahwa penambahan jumlah korban ini terdata setelah seluruh pihak yang terdampak menjalani pemeriksaan medis intensif. Mayoritas korban mengalami luka sayatan akibat ledakan kaca bus yang hancur saat benturan terjadi.
“Alhamdulillah, meski jumlahnya bertambah menjadi 11 orang, semuanya dipastikan hanya mengalami luka ringan. Mayoritas sudah diperbolehkan pulang setelah diobservasi hingga tengah malam,” terang AKP Tutud, Sabtu (24/1/2026).
Nasib Bocah di Tengah Kecelakaan
Salah satu yang menjadi sorotan adalah seorang anak kecil yang menjadi bagian dari korban luka. Bocah malang tersebut sempat dilarikan ke RS Ratih karena terkena serpihan kaca di bagian kepala. Beruntung, luka tersebut tidak fatal dan tim medis berhasil menangani lukanya dengan cepat.
Fokus Penanganan Medis
Dari 11 korban tersebut, penyebaran penanganannya dilakukan secara taktis:
Rumah sakit Ratih Menangani mayoritas korban (termasuk korban anak) dan RS Bhayangkara Menangani satu korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga Sabtu dini hari, suasana di rumah sakit mulai melandai seiring dengan diperbolehkannya para korban kembali ke keluarga masing-masing.
Penyelidikan Terus Berlanjut
Polisi masih mendalami penyebab pasti mengapa bus antarkota tersebut sampai “nyelonong” di lampu merah hingga menghantam mobil, motor, dan berakhir di bangunan rumah warga. Dugaan kegagalan sistem pengereman masih menjadi fokus utama tim penyidik Satlantas Polres Kediri Kota.












