Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Waspada Beras Murah di Instagram! Wanita di Tulungagung Tertipu Puluhan Juta, Pelaku Diciduk Polisi

7
×

Waspada Beras Murah di Instagram! Wanita di Tulungagung Tertipu Puluhan Juta, Pelaku Diciduk Polisi

Sebarkan artikel ini

Ulva Tertipu Puluhan Juta iming-Iming  beras murah/istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Tergiur iming-iming beras murah merek “Lahap Lele” di media sosial, seorang wanita di Tulungagung justru gigit jari. Korban bernama U (38), warga Desa Serut, harus menelan kerugian belasan juta rupiah setelah menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan bermodus pesanan beras fiktif.

​Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami laporan tersebut. Pelaku yang berinisial DA (30), warga Desa Rejoagung, kini harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Kedungwaru.

​Kronologi: Rayuan Maut di Feed Instagram

​Aksi tipu-tipu ini bermula pada awal Februari 2026. Pelaku mengunggah tawaran beras kemasan 5 kg dengan harga miring, yakni Rp68.000 per kantong melalui Instagram. Korban yang tertarik kemudian melanjutkan komunikasi intens melalui WhatsApp.

​Tergiur dengan harga tersebut, korban melakukan pemesanan besar secara bertahap. Pemesanan Pertama 350 pack (DP Rp20 Juta), Pemesanan Kedua 150 pack (DP Rp11 Juta) dan Pemesanan Ketiga 100 pack (DP Rp6,3 Juta).

​”Total uang muka yang disetorkan korban mencapai Rp37.300.000. Namun, hingga jatuh tempo yang dijanjikan, beras yang dipesan tak pernah menampakkan batang hidungnya,” jelas AKP Karnoto, Jumat (27/02/2026).

​Janji Manis Berujung Laporan Polisi

​Sempat ada itikad pengembalian dana secara bertahap sebesar Rp7,7 juta setelah korban melayangkan somasi. Namun, sisanya sebesar Rp29,6 juta mendadak macet tanpa kejelasan. Merasa hanya diberi janji palsu dan dibohongi, korban akhirnya memilih jalur hukum.

​Berdasarkan hitungan akhir kerugian materiil yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12.760.000.

​Barang Bukti Disita

​Polisi bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah barang bukti kuat, di antaranya ​6 lembar screenshot bukti transfer bank, 1 lembar foto penerimaan uang muka dan ​1 lembar surat pernyataan bermaterai.

​”Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan mendalam oleh Unit Reskrim. Kami imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran barang kebutuhan pokok dengan harga tidak wajar di media sosial,” pungkas AKP Karnoto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *