Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Plt. Bupati Ahmad Baharudin Titip Pesan Penting untuk IDI Tulungagung: Fokus Stunting, Inovasi, hingga Empati

3
×

Plt. Bupati Ahmad Baharudin Titip Pesan Penting untuk IDI Tulungagung: Fokus Stunting, Inovasi, hingga Empati

Sebarkan artikel ini

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin hadiri acara pelantikan pengurus IDI ( anang ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulungagung masa bakti 2025–2028 yang digelar di Ballroom Crown Victoria Hotel, Sabtu (18/04/2026), menjadi momentum strategis bagi dunia kesehatan di Tulungagung.

​Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, hadir memberikan arahan tegas kepada para pengurus baru. Ia menekankan bahwa IDI adalah mitra vital pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas.

​Berikut adalah poin-poin penting pesan Ahmad Baharudin untuk IDI Tulungagung:

1. Kolaborasi Program Prioritas Kesehatan

Ahmad Baharudin menyoroti urgensi kolaborasi dalam menangani masalah kesehatan krusial di Tulungagung. Ia meminta IDI menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), ​Percepatan penurunan angka stunting, Penanganan angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB) dan Pengendalian penyakit TB dan HIV.

2. Optimalisasi Edukasi Digital

Di era digital, Plt. Bupati mendorong para dokter untuk lebih masif melakukan upaya promotif dan preventif. Pemanfaatan media sosial dan kanal digital diharapkan menjadi sarana edukasi kesehatan yang efektif bagi masyarakat luas.

3. Integritas dan Kode Etik

Menjaga kepercayaan masyarakat adalah harga mati. Ahmad Baharudin menegaskan bahwa profesionalisme yang berpedoman pada kode etik dan standar pelayanan medis adalah fondasi utama kepercayaan publik terhadap tenaga kesehatan.

4. Modernisasi Layanan & Inovasi

Agar masyarakat tidak perlu mencari layanan kesehatan ke luar daerah, Ahmad Baharudin meminta para dokter terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi medis terkini. Ia berharap IDI menjadi wadah pengembangan keilmuan yang membuat layanan kesehatan di Tulungagung semakin modern dan kompetitif.

5. Sentuhan Humanis: Lebih dari Sekadar Sembuh

Poin yang tak kalah penting, Plt. Bupati mengingatkan bahwa profesi dokter adalah pelayanan kemanusiaan.

“Masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar keahlian medis. Empati, keramahan, dan kepedulian adalah bagian penting dari pelayanan kesehatan,” tegasnya.

​Di akhir sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus IDI periode sebelumnya atas dedikasi mereka, sembari berharap kepengurusan baru dapat terus bersinergi dengan Pemkab Tulungagung dalam meningkatkan sarana, prasarana, dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *