Petugas kepolisian di lokasi kejadian/ Istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) menyasar gerai Alfamart di Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung pada Jumat (27/02/2026). Pelaku yang diduga telah mempelajari situasi nekat membobol brankas toko dan menggasak uang tunai puluhan juta rupiah.
Kronologi Penemuan: Karyawan Syok Saat Buka Toko
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh karyawan toko sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak memulai operasional pagi. Alih-alih memulai pekerjaan dengan tenang, saksi justru dikejutkan dengan kondisi area penyimpanan yang acak-acakan.
Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan resmi pada pukul 08.15 WIB.
”Saat korban hendak membuka toko untuk bekerja, diketahui kondisi brankas sudah dalam keadaan rusak berat. Setelah dicek, uang tunai sekitar Rp24.000.000 dan satu unit handphone inventaris toko sudah raib,” jelas AKP Retno, Sabtu (28/2/2026).
Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Akibat aksi pembobolan ini, pihak Alfamart mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp24 juta. Pelaku diduga masuk dengan merusak akses pintu atau atap sebelum akhirnya melumpuhkan brankas penyimpanan uang hasil penjualan.
Langkah Tegas Kepolisian
Unit Reskrim Polsek Boyolangu jajaran Polres Tulungagung bergerak cepat dengan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk mengidentifikasi jejak pelaku.
”Kami akan bekerja maksimal untuk mengungkap siapa dibalik aksi pencurian ini. Tim sedang mendalami bukti-bukti di lapangan,” tegas Kapolsek perempuan tersebut.
Peringatan untuk Pelaku Usaha
Menanggapi maraknya aksi kriminalitas, AKP Retno Pujiarsih mengimbau kepada seluruh pelaku usaha di wilayah Boyolangu dan sekitarnya untuk memperketat sistem keamanan.












