Satlantas Polres Trenggalek menorehkan tinta emas di tingkat provinsi/ Istimewa
TRENGGALEK, AJTTV.COM – Satlantas Polres Trenggalek kembali menorehkan tinta emas di tingkat provinsi. “Bumi Menak Sopal” berhasil mengamankan predikat Juara 2 Tipe B dalam penilaian Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025 se-Jawa Timur.
Penghargaan bergengsi yang ditandatangani langsung oleh Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, diserahkan dalam rangkaian Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 di Surabaya, Senin (2/3/2026).
Padukan Kearifan Lokal dan Fasilitas Premium
Keberhasilan Polres Trenggalek ini bukan tanpa alasan. Pos Pelayanan yang berlokasi di Agropark Trenggalek mencuri perhatian tim penilai karena desainnya yang ikonik. Mengusung tema benteng kokoh dengan simbol Gajah Putih Menak Sopal, pos ini berhasil memadukan identitas budaya lokal dengan nuansa pelayanan modern.
Tak hanya sekadar tempat penjagaan, pos tersebut dilengkapi fasilitas bintang lima bagi para pemudik, antara lain Mulai dari pijat refleksi hingga cek kesehatan gratis, Layar TV streaming, pojok baca, dan arena bermain anak, Ruang laktasi yang nyaman, kafe untuk beristirahat, hingga bengkel otomotif siaga.l dan Penyiagaan mobil derek dan alat berat untuk antisipasi cuaca ekstrem.
Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto, menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bahan bakar semangat untuk menghadapi tantangan berikutnya, yakni Operasi Ketupat Semeru 2026 menyambut Idul Fitri 1447 H.
”Alhamdulillah, ini adalah buah kerja keras seluruh anggota dan masyarakat Trenggalek. Dalam waktu dekat, kami akan kembali mendirikan pos serupa untuk pengamanan mudik Lebaran. Titik lokasinya akan segera kami koordinasikan dengan para stakeholder,” ujar AKP Sony.
Konsistensi Pelayanan
Dengan capaian ini, Polres Trenggalek membuktikan bahwa fungsi kepolisian tidak hanya terbatas pada pengamanan jalur, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan jauh. Pos pelayanan kini bertransformasi menjadi “rest area” yang humanis dan edukatif












