Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Puting Beliung Terjang Sambirobyong Tulungagung, Empat Rumah Warga Dilaporkan Rusak

10
×

Puting Beliung Terjang Sambirobyong Tulungagung, Empat Rumah Warga Dilaporkan Rusak

Sebarkan artikel ini

Empat Rumah Warga Dilaporkan Rusak akibat puting beliung di Desa Sambirobyong/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Tulungagung. Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang Dusun Salamrejo, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, pada Selasa (3/3/2026) sore.

​Akibat peristiwa alam yang terjadi secara mendadak tersebut, sedikitnya empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian

​Salah seorang warga setempat, Mualimin, menuturkan bahwa angin kencang datang bersamaan dengan hujan yang mengguyur wilayah Sumbergempol sejak siang hari. Menurutnya, pusaran angin terlihat cukup kuat hingga menerbangkan material atap rumah milik tetangganya.

​”Kejadiannya sore tadi. Anginnya sangat kencang dan merusak rumah beberapa warga,” ujar Mualimin.

Data Kerusakan Rumah

​Berdasarkan pendataan awal dari keterangan warga, empat rumah yang mengalami kerusakan di Dusun Salamrejo tersebut masing-masing adalah milik Purwadi, Kasmani, Aladin dan Yanto.

​Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian genteng dan asbes yang rontok akibat hantaman angin. Hingga berita ini diturunkan, warga dibantu perangkat desa setempat mulai bergotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan dan melakukan perbaikan darurat guna mengantisipasi hujan susulan.

​Imbauan Cuaca Ekstrem

​Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah yang rawan angin kencang dan pohon tumbang.

​Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah bagi masing-masing pemilik rumah yang terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *