Pj Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin serahkan Bantuan dari Kemensos ( Anang Yulianto ajttv.com)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Angin segar berembus bagi ratusan warga kurang mampu di Kabupaten Tulungagung. Kementerian Sosial (Kemensos) RI bergerak cepat menyalurkan 126 paket bantuan sosial (bansos) senilai total Rp284,775 juta bagi masyarakat yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem (desil I dan II).
Penyaluran bantuan yang menyasar kelompok rentan dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini dilakukan langsung di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung pada Rabu kemarin.
Kepala Dinsos Tulungagung, Reni Prasetiawati, mengonfirmasi bahwa seluruh paket bantuan ini didatangkan langsung dari Kemensos melalui UPT Sentra Terpadu Kartini Temanggung.
BACA JUGA : Dinsos Tulungagung Migrasi ke DT-SEN untuk Pastikan PKH Tak Salah Sasaran
“Total bantuan yang disalurkan sebanyak 126 paket dan diberikan langsung kepada 126 warga Tulungagung yang membutuhkan,” ujar Reni saat dikonfirmasi usai acara penyerahan.
Dari Kursi Roda hingga Sepeda Lipat untuk Sekolah
Menariknya, paket bansos kali ini tidak hanya melulu soal sembako atau bahan pangan. Pemerintah mendesain bantuan ini secara spesifik sesuai dengan kebutuhan riil para penerima manfaat di lapangan berdasarkan hasil asesmen ketat para pendamping.
Adapun rincian bantuan penunjang kehidupan layak yang diguyurkan meliputi Alat bantu khusus disabilitas, Sepeda lipat untuk sarana transportasi anak sekola, Peralatan rumah tangga (kipas angin, kasur) dan Paket keperluan nutrisi khusus dan sembako
BACA JUGA : Penyebab Bansos Disabilitas Tulungagung Tak Cair: Terganjal Aturan Desil
Ada pemandangan menyentuh saat anak-anak dari keluarga prasejahtera menerima bantuan sepeda lipat. Reni menegaskan, fasilitas transportasi ini memang sengaja dialokasikan khusus untuk anak-anak agar mereka tidak lagi kesulitan akses menuju sekolah.
”Kalau sepeda khusus untuk penerima anak-anak, karena sepeda itu nantinya dipakai untuk sarana transportasi sekolah,” jelas Kepala Dinsos.
Tepat Sasaran: Menyasar Lansia hingga ODHIV
Bantuan senilai ratusan juta rupiah ini dipastikan tepat sasaran karena menyasar klaster masyarakat yang paling membutuhkan perlindungan sosial, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, hingga Orang Dengan HIV (ODHIV).
BACA JUGA : Ratusan KPM BPNT Tulungagung Gagal Cek Rekening, Dinsos Lakukan Sinkronisasi Data Bersama BNI
Lewat program intervensi langsung ini, pemerintah daerah dan pusat berharap bisa menghadirkan pemerataan kesejahteraan, sekaligus memicu kemandirian ekonomi bagi kelompok rentan di Tulungagung.
”Target kami, masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menjalani kehidupan yang lebih layak, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Reni optimis.












