Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Hilang Konsentrasi, Guru Asal Tulungagung Meninggal Usai Motor Terperosok Jurang di Suruh Trenggalek

249
×

Hilang Konsentrasi, Guru Asal Tulungagung Meninggal Usai Motor Terperosok Jurang di Suruh Trenggalek

Sebarkan artikel ini

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Diduga akibat hilang konsentrasi saat berkendara, seorang guru asal Kabupaten Tulungagung meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Suruh-Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (20/7/2026) dini hari.

​Korban diketahui bernama Moh. Zaki Khaidar Aris (38), warga Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Sepeda motor Honda Vario 150 bernomor polisi AG-2318-REJ yang dikendarainya hilang kendali di jalan menanjak dan menikung, hingga menabrak pohon lalu terperosok ke dalam jurang.

​Kronologi Kejadian

​Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Kharisma Afriansyah, membenarkan peristiwa nahas yang terjadi di wilayah Desa Gading, Kecamatan Suruh tersebut.

BACA JUGA : Sebut Tak Berizin dan Abal-Abal, Kelompok Tani Segel Yayasan Pesantren Mukmin Mandiri 2 Tulungagung

​Korban mengendarai sepeda motornya seorang diri melaju dari arah selatan (Dongko) menuju utara (Suruh).

​”Pengendara melaju dari arah selatan ke utara. Saat melewati jalan menikung, kendaraan diduga oleng ke arah kiri, menabrak pohon, dan jatuh ke dalam jurang,” ujar AKP Kharisma, Senin (20/7/2026).

​Penyebab Utama Kecelakaan

​Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh personel Satlantas Polres Trenggalek, indikasi kuat penyebab kecelakaan adalah penurunan konsentrasi pengendara saat melintas di jalur tersebut pada dini hari.

​Petugas juga memastikan tidak ada faktor teknis atau kendala infrastruktur jalan yang memicu insiden ini karena ​Kondisi Jalan mulus, tidak berlubang maupun bergelombang dan cuaca Cerah saat kejadian berlangsung.

BACA JUGA : Kecelakaan Tunggal di Tulungagung, Pengendara Motor Tewas Tercebur Sungai

​​”Pengendara diduga kuat tidak konsentrasi saat berkendara sehingga kendaraannya hilang kendali,” tambah AKP Kharisma.

​Dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo

​Usai evakuasi dari dalam jurang, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

​Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengonfirmasi bahwa korban tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi sudah meninggal dunia.

​”Korban tiba di RSUD sekitar pukul 08.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal dunia. Setelah dilakukan proses pemulasaraan jenazah, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Sujiono.