Ketua Umum KKKS Ny. Endang Dwi Retnowati Gatut Sunu Wibowo (anang ajttv.com)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana penuh haru dan keceriaan mewarnai Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangso pada Rabu (4/3/2026). Sebanyak 108 anak yatim di Kabupaten Tulungagung terpilih mengikuti program OASE (Orang Tua Asuh Sehari), sebuah kolaborasi kemanusiaan antara Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) dan BAZNAS Tulungagung.
Program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi memberikan pendampingan emosional yang mendalam bagi anak-anak yatim di wilayah Tulungagung.
Hadirkan Figur Orang Tua Sehari
Ketua Umum KKKS Kabupaten Tulungagung, Ny. Dra. Endang Dwi Retnowati Gatut Sunu Wibowo, menegaskan bahwa esensi dari program OASE adalah memberikan perhatian dan kasih sayang langsung. Dalam kegiatan ini, setiap anak didampingi oleh satu “Ibu Asuh” yang berasal dari kalangan istri kepala OPD atau pejabat perempuan di lingkungan Pemkab Tulungagung.
”Melalui program OASE ini, kami ingin memberikan kebahagiaan dan perhatian secara langsung. Anak-anak tidak merasa sendirian karena ada ibu asuh yang siap mendampingi, membimbing, dan berbagi keceriaan,” ujar Ny. Dra. Endang Dwi Retnowati dalam sambutannya.
Istri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ini juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ibu asuh yang telah merelakan waktu untuk turun langsung memberikan kasih sayangnya kepada anak-anak tersebut.
Antusiasme Donatur Meningkat
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan jumlah peserta tahun ini yang mencapai 108 anak. Peningkatan ini tak lepas dari dukungan maksimal para donatur.
Setiap anak dibekali voucher belanja senilai Rp300.000 untuk membeli pakaian dan perlengkapan Lebaran di Apollo Department Store. Tak hanya itu, Owner Apollo Supermall, Iwan Suprobo, juga memberikan tambahan “sangu Lebaran” secara pribadi sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sinergi Sosial yang Berkelanjutan
Kegiatan yang berlangsung di tengah momentum Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan pelaku usaha lokal.
Ny. Dra. Endang Dwi Retnowati Gatut Sunu Wibowo berharap program-program seperti ini terus berlanjut guna memberikan manfaat nyata bagi kelompok masyarakat rentan, khususnya anak-anak yatim agar mereka tetap optimis menatap masa depan.
Acara ditutup dengan sesi belanja bersama di Apollo Department Store, di mana tampak wajah-wajah berseri anak-anak saat memilih baju baru didampingi ibu asuh mereka dengan penuh kesabaran.












