Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Talud Jalan Ambrol Timpa Rumah Janda di Pagerwojo,Tulungagung Kerugian Mencapai Rp30 Juta

10
×

Talud Jalan Ambrol Timpa Rumah Janda di Pagerwojo,Tulungagung Kerugian Mencapai Rp30 Juta

Sebarkan artikel ini

Talud Jalan Ambrol Timpa Rumah Mukanah di Pagerwojo ( endi sunaryo ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pagerwojo pada Minggu (5/4) malam mengakibatkan bencana tanah longsor di Dusun Selogiri, Desa Sidomulyo. Sebuah talud penahan jalan dilaporkan ambrol dan menghantam rumah warga hingga mengalami kerusakan parah.

​Peristiwa yang terjadi antara pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB ini menimpa kediaman milik Mukanah, seorang janda yang tinggal bersama anak laki-lakinya yang masih duduk di bangku SMP di wilayah RT 02 RW 04.

​Camat Pagerwojo, Wahyu Yuniarko, mengonfirmasi bahwa material longsoran berasal dari talud penahan jalan dengan dimensi panjang sekitar 10 meter dan lebar 8 meter yang tidak kuat menahan resapan air hujan.

​”Material talud yang longsor langsung menghantam dinding rumah Ibu Mukanah hingga roboh. Beruntung, kedua penghuni rumah dalam kondisi selamat, meskipun bagian tembok rumah dan sejumlah perabotan rumah tangga rusak berat,” ujar Wahyu Yuniarko dalam laporan resminya, Senin (6/4).

Berdasarkan hasil asesmen cepat di lapangan, kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kerusakan meliputi struktur bangunan tembok yang jebol serta kerusakan alat-alat rumah tangga yang tertimbun material tanah dan batu.

​Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Pagerwojo telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Pihak kecamatan juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Desa Sidomulyo untuk menyusun laporan resmi yang ditujukan kepada Bupati Tulungagung dan BPBD Kabupaten Tulungagung.

​”Kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan saat ini sedang berkoordinasi dengan dinas terkait agar korban segera mendapatkan bantuan darurat. Kami juga mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi,” tambahnya.

​Hingga berita ini diturunkan, warga setempat bersama relawan mulai melakukan kerja bakti secara swadaya untuk membersihkan material longsor guna mengamankan sisa bangunan yang masih berdiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *