Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Borong Jagung Petani & Amankan SPHP, Polres Tulungagung Raih Penghargaan Bergengsi di Provinsi

3
×

Borong Jagung Petani & Amankan SPHP, Polres Tulungagung Raih Penghargaan Bergengsi di Provinsi

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Komitmen kuat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di Kabupaten Tulungagung kembali membuahkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Timur. Polres Tulungagung berhasil menyabet penghargaan Terbaik III atas kontribusi besarnya dalam dukungan pengadaan pangan, penyerapan komoditas jagung petani, serta kelancaran penyaluran program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2026.

​Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Kapolres Tulungagung, AKBP Dr. Ihram Kustarto,  Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Gedung Graha Sativa Bulog Jawa Timur, Surabaya, pada Jumat (22/5/2026).

​Apresiasi tinggi ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jatim atas peran aktif dan kontribusi nyata jajaran Polres Tulungagung dalam mengawal kelancaran pengadaan pangan nasional, sekaligus menjaga stabilitas distribusi bahan pokok di wilayah hukumnya. Dalam penilaian ketat tersebut, Polres Tulungagung sukses bertengger di jajaran papan atas bersama Polres Ponorogo dan Polres Kediri.

​Capaian mentereng ini menjadi bukti konkret keberhasilan sinergi lintas sektoral yang solid antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, Perum Bulog, hingga para kelompok tani jelata. Kerja sama ini terbukti ampuh dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasar sekaligus memastikan hasil panen petani lokal terserap secara optimal.

​Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto, menegaskan bahwa dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian krusial dari upaya menjaga stabilitas sosial dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat luas.

​“Ketahanan pangan berkaitan langsung dengan kondisi sosial masyarakat. Ketika rantai distribusi aman dan penyerapan hasil pertanian berjalan baik, dampaknya akan langsung dirasakan oleh para petani serta masyarakat sebagai konsumen,” ujar AKBP Ihram dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026) siang.

​Perwira menengah dengan gelar doktor tersebut menambahkan, penguatan kerja sama di lapangan menjadi kunci utama agar program pangan strategis milik pemerintah dapat mengejawantah secara maksimal hingga ke level akar rumput.

​“Karena itu, penguatan sinergi dengan Bulog, pemerintah daerah, dan kelompok tani perlu terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.

​Menurut AKBP Ihram, keterlibatan institusi kepolisian dalam program pangan nasional kini melompat jauh melampaui fungsi pengamanan konvensional. Polisi ikut pasang badan memastikan proses hulu-hilir pertanian—mulai dari penyerapan hasil panen hingga distribusi ke pasar—berjalan tanpa sumbatan, sehingga kebutuhan pokok masyarakat selalu terpenuhi dengan harga terjangkau.

​Sebagai informasi, program SPHP merupakan bantalan utama pemerintah untuk menjinakkan gejolak harga pangan di tengah masyarakat, salah satunya lewat kepastian distribusi beras murah. Di sisi lain, langkah agresif penyerapan komoditas jagung dilakukan untuk membentengi para petani lokal agar produk mereka tidak jatuh di bawah harga pasar saat musim panen raya.

​Melalui penghargaan ini, Polres Tulungagung kian termotivasi untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menyokong kedaulatan pangan nasional, khususnya di bumi Kabupaten Tulungagung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *