Dapur Rumah di Ngantru Tulungagung Mendadak Meledak dan Terbakar / Istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Sebuah insiden kebakaran melanda rumah milik warga di Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada Kamis (21/05/2026) malam. Beruntung, respons cepat dari aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil menjinakkan api dengan cepat sehingga tidak merambat ke permukiman warga lainnya.
Peristiwa nahas ini menimpa kediaman Supriyanto. Jajaran Polsek Ngantru Polres Tulungagung langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.45 WIB.
Kapolsek Ngantru, AKP Edy Santoso, mengungkapkan bahwa amukan si jago merah pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Priska sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, saksi terkejut melihat kobaran api yang mendadak muncul dari bagian dapur belakang rumah korban, yang juga disertai suara ledakan.
“Awal kejadian diketahui sekitar pukul 21.30 WIB saat saksi bernama Priska melihat kobaran api disertai ledakan dari area belakang rumah atau dapur milik korban,” ujar AKP Edy Santoso, Sabtu (23/05/2026).
Melihat api mulai membesar, warga sekitar langsung bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Sebagian warga lainnya bergegas melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan darurat, Kapolsek Ngantru bersama anggota, personel Pamapta Polres Tulungagung, Tim Inafis, serta armada pemadam kebakaran langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
Berkat sinergi dan koordinasi yang apik antara petugas Damkar, kepolisian, dan warga sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total hanya dalam waktu 15 menit setelah petugas tiba di lokasi. Kecepatan penanganan ini berhasil menyelamatkan bangunan lain di sekitar lokasi dari rambatan api.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau luka-luka, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp10 juta.
Ironisnya, pemilik rumah, Supriyanto, baru saja tiba di rumah sekitar pukul 21.45 WIB setelah seharian bekerja sebagai sopir truk. Ia pun terkejut mendapati bagian belakang rumahnya sudah dalam kondisi hangus terbakar.
“Korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian menyambar barang-barang bekas yang berada di dalam rumah,” imbuh AKP Edy Santoso.
Berkaca dari insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin mengecek kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama kabel atau sambungan yang sudah usang, guna mengantisipasi bahaya kebakaran serupa di kemudian hari.












