Scroll untuk baca artikel
KABAR DAERAH

Jadwal Operasi Patuh Semeru 2026 di Tulungagung Berubah, Polisi Tetap Intai Pelanggar Lewat ETLE

104
×

Jadwal Operasi Patuh Semeru 2026 di Tulungagung Berubah, Polisi Tetap Intai Pelanggar Lewat ETLE

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Para pengendara di Kabupaten Tulungagung tampaknya bisa sedikit bernapas lega, namun jangan sampai lengah. Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang semula dijadwalkan digelar serentak pada 8–21 Juni 2026 resmi ditunda.

BACA JUGA : Pengendara Motor Asal Tulungagung Luka Parah Usai Tabrak Truk di Mojo Kediri

​Meski jadwal razia besar-besaran ini bergeser, Korlantas Polri menegaskan bahwa pengawasan di jalan raya tidak kendor sedikit pun. Polisi tetap mengintai para pelanggar lalu lintas secara digital.
​Menunggu Komando Pusat Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila, membenarkan adanya perubahan jadwal tersebut. Menurutnya, penundaan ini bersifat sementara sembari menunggu instruksi dan arahan lebih lanjut dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

BACA JUGA : Gara-Gara Puntung Rokok, Gudang Tembakau di Waung Tulungagung Terbakar Tengah Malam
​”Penundaan ini merupakan bagian dari penyesuaian kebijakan di tingkat pusat. Namun, kami memastikan penertiban lalu lintas di Tulungagung tetap berjalan normal melalui kegiatan rutin,” ujar AKP Taufik.

​ETLE Tetap Menyala, Pelanggar Tetap Ditindak Walaupun Operasi Patuh Semeru 2026 belum dimulai, Satlantas Polres Tulungagung memastikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik tetap aktif 24 jam.

BACA JUGA : Ditinggal Masak, Rumah Lansia di Tawangsari Tulungagung Nyaris Ludes Terbakar

Sedianya, operasi tahun ini memang dirancang untuk memaksimalkan penegakan hukum berbasis elektronik. Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan penundaan ini dengan bersikap teledor di jalan raya. Tindakan preventif, edukasi, dan patroli berkala akan terus digencarkan demi menekan angka kecelakaan.

​Masyarakat diminta tetap menjaga kedisiplinan, memakai helm standar, mematuhi rambu-rambu, dan melengkapi surat kendaraan. Keselamatan di jalan raya bukan hanya karena ada operasi polisi, melainkan kebutuhan bersama.