Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Diduga Kelelahan dan Punya Riwayat Sakit, Pria di Tulungagung Meninggal Mendadak di Warkop

34
×

Diduga Kelelahan dan Punya Riwayat Sakit, Pria di Tulungagung Meninggal Mendadak di Warkop

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Seorang pria berinisial ARW (26) ditemukan meninggal dunia secara mendadak di sebuah warung kopi (warkop) di Dusun Ngipik, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Rabu (22/7/2026) siang.

​Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh jajaran Polsek Boyolangu bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis setempat setelah menerima laporan dari warga.

​Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.15 WIB dan langsung menerjunkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​”Setelah menerima informasi, personel Polsek Boyolangu bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan penanganan,” ujar AKP Retno.

BACA JUGA : Ormas 212 Loro Siji Loro Soroti Prioritas Anggaran Pemkab Jombang, Desak Transparansi Publik

​Kronologi Kejadian

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban yang merupakan warga Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu tersebut sempat makan siang di rumahnya sekitar pukul 12.30 WIB sebelum akhirnya berpamitan keluar seorang diri.

​Tak lama berselang, sekitar pukul 13.15 WIB, seorang saksi yang baru pulang sekolah mendapati korban sudah terkapar di dekat meja warkop.Saat ditemukan, korban dalam keadaan kejang-kejang dan mengeluarkan air liur.

​Saksi segera melapor ke pemilik warung dan warga sekitar, yang kemudian meneruskan informasi ini ke pihak kepolisian, keluarga, Puskesmas Boyolangu, dan Polres Tulungagung.

​Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

BACA JUGA : Tingkat Kepatuhan Pajak Turun, Tim Gabungan Tulungagung Gelar Razia dan Sediakan Layanan Bayar di Tempat

​”Dari hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan mulut mengeluarkan air liur dan darah. Di lokasi juga ditemukan setengah gelas kopi susu yang sebelumnya sempat diminum korban,” tambah AKP Retno.

​Hasil Pemeriksaan Medis dan Penyebab

​Dari hasil visum luar yang dilakukan oleh tim medis RSUD dr. Iskak Tulungagung, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka bekas penganiayaan pada tubuh korban.

​Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit medis seperti ​Tekanan darah tinggi (hipertensi), ​Kolesterol tinggi, ​Kurang istirahat akibat padatnya aktivitas serta mengikuti pentas wayang selama sepekan terakhir.

​Pihak Keluarga Menolak Autopsi

​Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa kematian korban sebagai musibah murni akibat penyakit yang dideritanya.

BACA JUGA : Presiden Prabowo Terima Kunjungan Direktur FBI, Indonesia Perkuat Kerja Sama Repatriasi Artefak Budaya

​”Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Pihak keluarga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini secara ikhlas,” pungkas Kapolsek Boyolangu.

​Jenazah korban selanjutnya telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk diproses dan dimakamkan.