Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Innalillahi, Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin Saat Antre di PG Mojopanggung Tulungagung

19
×

Innalillahi, Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin Saat Antre di PG Mojopanggung Tulungagung

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Seorang sopir truk pengangkut tebu ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kemudinya saat tengah mengantre pengiriman tebu di area Pabrik Gula (PG) Mojopanggung, Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Senin (7/9/2026) pagi.

​Korban diketahui berinisial NAD (46), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Ia mengemudikan truk bernomor polisi AG 8852 LK.

Baca Juga : Gebrakan APBD-P 2026,Trenggalek Siapkan Empat SMP Tematik untuk Cetak Generasi Unggul

Humas PG Mojopanggung, Didik, mengungkapkan bahwa korban tiba di lokasi pabrik sekitar pukul 00.30 WIB. Saat berada di barisan antrean, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada sesama sopir.

​”Korban mengaku pusing dan mual hingga sempat muntah, lalu berpamitan untuk beristirahat di dalam kabin truknya,” terang Didik.

Namun, ketika antrean truk di depannya mulai bergerak maju menuju area bongkar muat, truk yang dikemudikan NAD tak kunjung jalan. Sejumlah sopir truk di belakangnya sempat mendahului karena menduga korban masih tertidur pulas.

Baca Juga : Gara-gara Bakar Kotoran Pakai Daun Kering, Lahan Tebu 1.000 Ru di Tulungagung Ludes Terbakar

Kecurigaan baru muncul pada Senin pagi saat petugas keamanan pabrik melakukan pengecekan rutin terhadap truk yang tak bergerak tersebut. Saat kabin diperiksa, NAD ditemukan sudah tidak bernyawa.

​Hasil Pemeriksaan Polisi

​Kapolsek Kalangbret, Iptu Sugeng Haryono, membenarkan adanya insiden tersebut. Petugas kepolisian bersama tim medis PG Mojopanggung dan Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung langsung diterjunkan ke lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga : Tuntut Keterbukaan PAD, Lembaga 212 Loro Siji Loro Bakal Aksi Damai di DPRD dan Kantor Bupati Tulungagung

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Selanjutnya ​Jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk visum dan penanganan medis lebih lanjut dan Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah.