Scroll untuk baca artikel
KABAR DAERAH

Pejalan Kaki Lanjut Usia Tewas Tertabrak Sepeda Motor di Rejotangan Tulungagung

33
×

Pejalan Kaki Lanjut Usia Tewas Tertabrak Sepeda Motor di Rejotangan Tulungagung

Sebarkan artikel ini

Pejalan kaki Tewas Tertabrak Sepeda Motor di Rejotangan Tulungagung ( Anang Yulianto ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, mengakibatkan seorang pejalan kaki lanjut usia meninggal dunia, Senin (6/7/2026) malam. Korban tewas setelah tertabrak sepeda motor Honda Beat saat menyeberang jalan di wilayah Desa Rejotangan.

Peristiwa tersebut terjadi di jalan umum wilayah Desa/Kecamatan Rejotangan sekitar pukul 21.30 WIB dan dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diketahui bernama Muka (80), warga Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan. Sementara pengendara sepeda motor Honda Beat AG 2137 RAG adalah Dinik Prastutik (40), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal Satlantas Polres Tulungagung, sepeda motor melaju dari arah barat menuju timur. Pada saat bersamaan, korban berjalan menyeberang dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depan dan tidak mengantisipasi keberadaan pejalan kaki sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan tersebut, Muka mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka di bagian kepala dalam kondisi sadar dan mendapatkan penanganan medis.
Kedua korban sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut dan proses visum.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Ivan Danara Oktavian, mengatakan, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengendara.

“Dugaan sementara, pengendara kurang berhati-hati dan kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas di depan saat berkendara sehingga terjadi kecelakaan dengan pejalan kaki. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, mengurangi kecepatan di kawasan permukiman, serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi,” ujar AKP Ivan Danara Oktavian.

Selain faktor manusia, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ditemukan adanya faktor jalan, kendaraan maupun cuaca yang menjadi penyebab kecelakaan. Saat kejadian kondisi cuaca dilaporkan cerah.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi kejadian, memberikan pertolongan kepada korban, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, menghubungi keluarga korban, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.