PENDINGINAN: Petugas Damkar Trenggalek berupaya memadamkan dan melakukan pendinginan di dealer Arik Motor, Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, usai si jago merah menghanguskan puluhan unit sepeda motor, Rabu (21/10/2026) pagi. (Foto: Dok. Damkar Trenggalek)
TRENGGALEK, AJTTV.COM – Suasana tenang di Dusun Pule, Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek seketika berubah mencekam pada Rabu (21/10/2026) pagi. Kebakaran hebat melanda dealer kendaraan bekas Arik Motor, menghanguskan puluhan unit sepeda motor di dalamnya.
Peristiwa naas yang diperkirakan memicu kerugian material hingga Rp700 juta ini membuat pemilik dealer dan warga sekitar panik berhamburan untuk menyelamatkan aset yang ada.
Asap Mengepul dari balik Rolling Door
Petaka ini pertama kali disadari oleh warga sekitar pukul 05.30 WIB. Saksi mata terkejut melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari sela-sela bangunan showroom.
Mengetahui bahaya mengancam, saksi langsung menghubungi pemilik dealer. Begitu tiba di lokasi dan membuka rolling door, pemilik mendapati si jago merah telah mengamuk dan membakar deretan sepeda motor yang siap jual.
”Pemilik bersama warga sekitar langsung berupaya keras menyelamatkan kendaraan yang masih bisa dikeluarkan dari dalam bangunan,” terang Kepala Bidang Kebakaran dan Nonkebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Trenggalek, Ahmad Samsuri.
Di tengah kepungan asap dan kobaran api, pemilik dan warga bahu-membahu menyeleksi kendaraan yang masih terjangkau. Beruntung, 7 unit sepeda motor dan 1 unit mobil pikap Daihatsu Gran Max berhasil diselamatkan dari lahapan api.
43 Unit Kendaraan Terdampak
Dinas Damkar Trenggalek mendapati laporan darurat sekitar pukul 05.40 WIB. Armada pemadam langsung diterjunkan lima menit berselang dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 06.02 WIB untuk melakukan pemadaman serta pendinginan.
Meski petugas bergerak cepat, besarnya kobaran api membuat sebagian besar isi showroom tak terselamatkan. Total ada 43 unit sepeda motor yang dilaporkan terdampak kebakaran tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya titik api di dalam dealer kendaraan tersebut.






