TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bergerak cepat menelusuri warganya yang menjadi korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo di perairan Laut Jawa. Langkah jemput bola ini dilakukan meny meny menyusul instruksi langsung dari Plt Bupati Tulungagung untuk memastikan jumlah dan kondisi pasti para korban.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmadji, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh camat di 19 kecamatan untuk menyisir dan mengumpulkan data warga di wilayah masing-masing.
Baca Juga : Seru! Jalan Sehat Hari Koperasi ke-79 Tulungagung Banjir Doorprize Motor hingga Aksi Sosial
“Sebagai tahap awal jemput bola, kami berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kecamatan di Tulungagung untuk menggali informasi warganya yang menjadi korban KMP Virgo,” ujar Sudarmadji, Minggu (20/9/2026).
Lima Warga Terdata dari Tiga Kecamatan
Hingga saat ini, laporan resmi baru masuk dari tiga kecamatan, yakni Kedungwaru, Besuki, dan Campurdarat. Total terdapat lima warga yang teridentifikasi, dengan rincian satu orang selamat dan empat lainnya masih dalam penelusuran atau dinyatakan hilang.
Berikut rincian data korban yang dihimpun BPBD Tulungagung:
Kecamatan Kedungwaru (3 Orang):
Danil Iswahyudi (50) — Desa Majan (Sopir truk, dinyatakan hilang).
Sukardi (51) — Desa Majan (Kernet truk, dinyatakan hilang).
Apriyanto (34) — Desa Ringinpitu (Selamat, saat ini berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan).
Kecamatan Besuki (1 Orang):
Yuli Purwanto — Desa/Kecamatan Besuki.
Kecamatan Campurdarat (1 Orang):
Satu warga (masih dalam pendataan detail).
Baca Juga : Tingkatkan Akses Air Bersih, Pemkab Tulungagung Rampungkan Optimalisasi SPAM di Desa Gamping
Pemutakhiran Data dan Rencana Kunjungan
Proses pemutakhiran data terus berjalan intensif bersama pihak kecamatan dan instansi terkait. Pemkab Tulungagung juga menyiapkan rencana kunjungan langsung ke kediaman keluarga korban setelah seluruh data tervalidasi.
“Data ini masih kami lakukan pemutakhiran. Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan pihak terkait untuk memastikan identitas maupun kondisi warga Tulungagung yang terdampak,” pungkas Sudarmadji.






