Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Anggota Pramuka SMA di Watulimo Trenggalek Tewas Tenggelam di Sungai

27
×

Anggota Pramuka SMA di Watulimo Trenggalek Tewas Tenggelam di Sungai

Sebarkan artikel ini

​Tim gabungan dibantu warga saat menyisir dan mengevakuasi jasad anggota Pramuka berinisial LFN (17) yang tenggelam di sungai area persawahan Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Minggu (6/9/2026). (Foto: Istimewa/ ajttv.com)

TRENGGALEK, AJTTV.COM — Kegiatan perkemahan Pramuka SMA Islam Watulimo, Kabupaten Trenggalek, berujung duka. Seorang peserta berinisial LFN (17) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai saat mengikuti agenda jelajah alam, Minggu (6/9/2026) pagi.

​Insiden nahas tersebut terjadi sekira pukul 08.00 WIB di sungai area persawahan Kentung, Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Korban merupakan warga Dusun Plapar, Desa/Kecamatan Watulimo.

Baca Juga : DPRD Trenggalek Sahkan Dua Raperda Penting dan Bahas Skema Dana Cadangan Pilkada 2029

Kasi Humas Polres Trenggalek, AKP Katik membenarkan peristiwa mematikan yang menimpa pelajar SMA tersebut di tengah agenda perkemahan sekolahnya.

​”Betul, kejadiannya tadi pagi saat korban mengikuti kegiatan pramuka di sekolahnya,” kata AKP Katik saat dikonfirmasi, Minggu (6/9/2026).

​AKP Katik menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban mengikuti rangkaian Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan dan Pelantikan Penegak Bantara yang digelar selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026 di SMA Islam Watulimo.

Baca Juga  Usung Tema ‘Hambeging Bumi’, Pemkab Trenggalek Sebar 11.000 Kantong Udik dan Jamas Pusaka di Hari Jadi ke-832

Pada hari terakhir pelaksanaan, para peserta dijadwalkan mengikuti agenda jelajah alam. Saat itu, korban melintasi rute persawahan Kentung bersama dua rekan kelompoknya.

​Di tengah perjalanan, korban bersama rekannya berjalan beriringan sambil bersenda gurau. Nahas, di lokasi kejadian korban mendadak terpeleset dan jatuh terperosok ke dalam sungai yang diperkirakan memiliki kedalaman hingga tiga meter.

​”Mengetahui kejadian itu, dua rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun karena sungai cukup dalam, upaya tersebut gagal,” jelas Katik.

​Dua rekan korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke aparat terkait. Nahas, saat tim bantuan dan relawan tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan tenggelam.

​Tim gabungan yang melakukan pencarian akhirnya berhasil menyisir dan mengevakuasi jasad korban dari dasar sungai dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Baca Juga : Gelar Sertijab, Kapolres Trenggalek Lantik Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Baru

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis bersama tim olah TKP kepolisian, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban. Kematian korban dipastikan murni akibat tenggelam.

​”Saat ini jasad korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya,” pungkas Katik.