Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA TERBARU

Maklumat Kapolri Dicabut , Aktifitas Warga Tulungagung Mulai Dilonggarkan Dengan Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

135
×

Maklumat Kapolri Dicabut , Aktifitas Warga Tulungagung Mulai Dilonggarkan Dengan Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Sebarkan artikel ini

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /var/home/ajttvcom/public_html/wp-content/themes/wpmedia/template-parts/content-single.php on line 113
Example 468x60

Foto : Bupati dan Kapolres Tulungagung usai peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Hafidz

 

Example 300x600

Tulungagung ,AJTTV.com – Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) dicabut. Pencabutan itu diatur dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Idham Azis, dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 yang ditandatangani As Ops Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo dikonfirmasi wartawan saat peletakan batu pertama pembangunan masjid di Mapolres Tulungagung membenarkan surat telegram Kapolri Jenderal Idham Azis tersebut. Dengan dicabutnya Maklumat Kapolri, menurut dia,masyarakat tetap akan melakukan kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan .

“Ya benar (surat telegram dalam rangka New Normal). Tapi dalam hal ini, masyarakat akan tetap menjalankan standar protokol kesehatan ,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2020).

Bupati memastikan, tim gugus tugas tetap melakukan edukasi dan sosialisasi pendisiplinan dan pengawasan yang ketat soal penerapan protokol kesehatan menjelang pelaksanaan kehidupan normal yang baru.

“Tim gugus tugas masih tetap dalam prinsip awal protokol kesehatan ini, melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Eva guna pandia mengatakan pemerintah terus mengingatkan masyarakat jelang new normal tetap disiplin dan komitmen yang tinggi soal penerapan standar protokol kesehatan. Selain tim gugus tugas TNI dan Polri akan membantu Pemerintah daerah dalam mendisiplinkan masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Ditambahkanya , dengan dicabutnya maklumat Kapolri bukan berarti jam malam dicabut , masih berlaku meskipun aktifitas warga sudah mulai dilonggarkan termasuk hajatan pesta pernikahan , wisata kuliner pinka dan tempat lainya.

Tujuannya, Pandia mengungkapkan,agar perekonomian warga tetap bergerak serta bisa menerapkan tatanan kehidupan normal yang baru atau New Normal. “Pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tuturnya.

Terkait dengan surat telegram itu, Pandia menyebut, Polri juga akan meningkatkan kerja sama lintas sektoral dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kemudian, membentuk kampung tangguh pasar tangguh, pabrik tangguh, pesantren tangguh ,swalayan tangguh merupakan edukasi secara terus menerus bersama stakeholder untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

“Dengan dibentuknya kampung tangguh dan sebagainya ,diharapkan masyarakat sadar dan melakukan pola hidup sehat .Bukan malah ditangguhkan cara hidup sehatnya , namun sadar memakai masker,cuci tangan dan lainya ,” ungkapnya.

Reporter : Ahmad so
Editor      : C sant

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *