Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA TERBARU

Satu Lagi , Tokoh Muda Trenggalek Mendaftarkan Diri Sebagai Bakal Calon Bupati Dan Bacawabub

115
×

Satu Lagi , Tokoh Muda Trenggalek Mendaftarkan Diri Sebagai Bakal Calon Bupati Dan Bacawabub

Sebarkan artikel ini

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /var/home/ajttvcom/public_html/wp-content/themes/wpmedia/template-parts/content-single.php on line 113
Example 468x60

TRENGGALEK , AJTTV.COM – Namanya Bekti Harry Suwinto SH, M.Pd. Dia dikenal sebagai Guru Besar Padepokan Langit Pitu . Bekti saat ini berusia 37 tahun juga berprofesi sebagai Advokat dan pengusaha. Ia tinggal bersama istri dan kedua anaknya di jalan Cokroaminoto 13 A Kelurahan Surodakan Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Tokoh Muda dengan Segudang pengalaman organisasi ini , tampaknya juga memiliki tanggung jawab besar terhadap Kabupaten Trenggalek .

Example 300x600

Hal itu dibuktikan dengan mendaftar sebagai Bakal calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Trenggalek melalui DPC PKB Trenggalek

Bekti tercatat di DPC PKB Trenggalek sebagai orang kesepuluh yang telah mendaftarkan diri sebagai Bacabup maupun Bacawabup.

Tokoh Muda Trenggalek Mendaftarkan Diri Sebagai Bakal Calon Bupati Dan Bacawabub

Kedatangan Bekti beserta rombongan di sambut langsung ketua panitia pendaftaran Cabup dan Cawabup DPC PKB Trenggalek Murkam S.T.

Ditanya wartawan Usai menjalani serangkaian administrasi pendaftaran, tanpa ragu Bekti menjawab dirinya mendaftar sebagai Cabup maupun Cawabup.

” Saya ingin mendaftar sebagai Cabup, tapi kita ikuti saja instruksi partai, Cabup maupun Cawabub siap dan tidak ada masalah,” ungkapnya Senin (9/3).

Ketika di tanya apa tidak ada keinginan untuk mendaftar di partai lain selain PKB, ia kemudian menjelaskan jika nantinya di kehendaki oleh DPC PKB untuk mendaftar ke partai lain, maka ia pun akan melangkah.

Ia lantas menyampaikan selama ini dirinya bukanlah kader dari partai besutan Gus Dur, kendati demikian ia kemudian menegaskan meski bukan kader partai PKB, namun ia menjadi simpatisan berat dari partai berlambang bola dunia.

” Kalau simpatisan iya, karena saya punya padepokan jadi saya harus netral, tapi yang pasti saya NU, saya Ansor dan juga Banser,” terangnya.

Selain itu ia juga menegaskan tidak merasa gentar ketika harus berebut rekom melawan para pesaingnya yang sebelumnya telah daftar di DPC PKB Trenggalek.

” Urusan rekom kembali pada keyakinan dan usaha manusia itu sendiri, sementara hasil akhir tetap ada di tangan Allah,” tandasnya.

Reporter : Arie
Editor : C – sant

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *