Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KABAR DAERAH

LMI Rescue : Warga Lumajang Tetap Waspada Banjir Susulan Berpotensi Longsor

592
×

LMI Rescue : Warga Lumajang Tetap Waspada Banjir Susulan Berpotensi Longsor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUMAJANG , AJTTV.COM – Warga Lumajang, Jawa Timur, terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru masih bertahan di pengungsian. Mereka warga terdampak banjir lahar dingin dari Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, Pasirian dan Pasrujambe.

Hal itu disampaikan Achmad Ramadhani Prakoso Kordinator lapangan LMI Rescue.

Example 300x600

Menurutnya warga mengungsi dibeberapa tempat seperti Balai Desa Jarit, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Tambakrejo, Balai Desa Pronojiwo dan rumah-rumah warga.

“Jika malam hari warga masih tidur di pengungsian. Sedangkan siangnya mereka kembali ke rumahnya untuk bersih-bersih agar rumahnya bisa ditempati kembali” Kata Ramadhani, Kamis (13/7/2023).

Baca Juga : Relawan dan Warga Lumajang Terdampak Lahar Dingin Mulai Bersihkan Rumah

Dari hasil survey lokasi yang dikoordinasikan dengan pihak pemerintah yang ada di posko utama, di Balai Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Ramadhani berharap warga tetap waspada jika sewaktu-waktu ada banjir susulan yang berpotensi longsor.

“Karena kondisi sekarang sudah masuk pertengahan tahun dan mulai turun hujan, diharapkan warga tetap waspada dan hati-hati terutama di bantaran sungai yang dialiri lahar dingin,” Kata Ramadhani.

Menurut dia Para pengungsi mendapatkan makanan secara cukup. Dapur umum sudah didirikan setelah penetapan masa tanggap darurat.

“Kami juga mendistribusikan paket logistik dan selimut kepada warga.” Imbuhnya.

Dhani panggilan akrabnya mengatakan relawan juga akan mengunjungi hunian sementara yang dibangun LMI di lokasi huntap di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro sekaligus silaturahmi dengan penghuninya.

“Kami akan segera melihat kondisi para anggota “Semeru Berkah” yang telah mendapat program ekonomi dari LMI berupa budik damber” Ungkapnya.

Sementara itu Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan akibat bencana alam banjir lahar dingin Semeru dan tanah longsor ada 18 infrastruktur dan fasilitas umum mengalami kerusakan berat

Saat ini pihaknya meminta bantuan dari Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk perbaikan infrastruktur.

“Ada 18 infrastruktur dan fasilitas umum mengalami kerusakan berat akibat bencana alam banjir lahar dingin Semeru dan tanah longsor,” ujar Thoriqul Haq.

Penulis : Susanto

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *