Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KABAR DAERAH

Seorang Nenek di Mojokerto Tewas Tercebur Sumur

472
×

Seorang Nenek di Mojokerto Tewas Tercebur Sumur

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi jasad korban dari dalam sumur sedalam 15 meter di Dusun Ngarjo, Desa Dukuhngarjo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
Example 468x60

MOJOKERTO , AJTTV.COM – Warga Jatirejo ,Mojokerto geger dengan ditemukanya jasad perempuan didalam sumur , Selasa siang.

Dari informasi didapat ajttv.com, korban bernama Tuniati, Seorang nenek yang tercebur sumur dengan kedalaman 15 meter di Mushola Miftahul Jannah, Dukuhngarjo, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Example 300x600

Kapolsek Jatirejo Polres Mojokerto AKP Sulianto mengatakan , Tuniati merupakan warga Dukuhngarjo, Jatirejo, Mojokerto.

Perempuan lanjut usia itu kata Sulianto sebelumnya pernah tercebur ke sumur karena kondisinya pikun.

“Dia sudah sepuh dan pikun” kata Sulianto, Selasa (8/8/2023).

Baca Juga : MA Korting Hukuman Untuk Ferdy Sambo Cs

Sulianto menambahkan korban tercatat 2 kali masuk ke dalam sumur. Pertama kali dilakukan Tuniati di rumah putranya beberapa waktu lalu. Beruntung, saat itu aksinya ketahuan warga sehingga nyawanya bisa diselamatkan.

Namun, tragedi tercebur sumur yang kedua ini yang disesalkan. Tuniati terjebur sumur musala tanpa diketahui orang. Sehingga tak ada yang bisa mencegah atau cepat memberikan pertolongan.

“Tidak ada yang tahu, akhirnya korban meninggal karena terlalu lama di dalam sumur,” terang AKP Sulianto.

Baca Juga : Empat Nelayan Hilang di Pantai Gladak Tulungagung Belum Ditemukan

Kejadian ini berawal Tuniati yang sudah pikun keluar rumah pukul 05.30 WIB. Sekitar 30 menit kemudian, keluarganya mencari karena ia tak kunjung pulang. Sekitar 6 jam kemudian Tuniati ditemukan sudah tewas. Jasadnya berada di dalam sumur musala dengan kedalaman sekitar 15 meter.

“Korban ditemukan warga yang memperbaiki pompa air di sumur musala ini jam 12 tadi,” ungkap Sulianto.

Evakuasi mayat Tuniati melibatkan BPBD Kabupaten Mojokerto, warga sekirar dan para relawan sekitar pukul 13.30 WIB. Korban berhasil diangkat dari sumur menggunakan tali tambang.

“Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah, mereka menolak autopsi,” pungkasnya.

Reporter : lubis

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *