Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Mahasiswa KKN FISIP UB Gandeng Tani Merdeka Indonesia, Dorong Pengembangan Agrowisata dan Pertanian Berkelanjutan di Desa Babadan

23
×

Mahasiswa KKN FISIP UB Gandeng Tani Merdeka Indonesia, Dorong Pengembangan Agrowisata dan Pertanian Berkelanjutan di Desa Babadan

Sebarkan artikel ini
foto: Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tulungagung Ervan Ari Wibowo menyerahkan cindera mata ( Anang ajttv.com)

MALANG, AJTTV.COM – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) FISIP Universitas Brawijaya Malang melalui FISIP Bakti Desa (FBD) ARCAPADA 2026 menggandeng Tani Merdeka Indonesia dalam kegiatan diskusi edukasi bertajuk JAGONGAN (Jalin Kedekatan, Golongkan Aspirasi, Ngrembug Aneka Potensi) yang digelar di Balai Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jumat (10/7/2026) malam.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta tersebut melibatkan kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, petani, pelaku UMKM, peternak sapi perah, pemuda desa, hingga calon pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Diskusi menjadi wadah menyerap aspirasi sekaligus merumuskan strategi pengembangan ekonomi desa berbasis agrowisata dan potensi pertanian lokal secara berkelanjutan.

BACA JUGA : Unit Binmas Polsek Tulungagung Kota Aiptu Agus H. ( Panit 1) Dampingi Warga Laksanakan Pemeliharaan tanaman Jagung

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Agung Susilo, SH, yang mewakili Ketua Umum Don Muzakir, didampingi Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tulungagung, Ervan Ari Wibowo. Turut hadir Perwakilan Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 40, Adidya Fadilah Susilo.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Agung Susilo, SH, menyampaikan  bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan organisasi petani merupakan langkah strategis dalam membangun sektor pertanian yang berdaya saing.

BACA JUGA : Pejalan Kaki Lanjut Usia Tewas Tertabrak Sepeda Motor di Rejotangan Tulungagung

“Kami mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN FISIP Universitas Brawijaya yang menghadirkan ruang dialog bersama masyarakat melalui program JAGONGAN. Tani Merdeka Indonesia siap mendukung lahirnya desa-desa mandiri berbasis potensi lokal. Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat regenerasi petani, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi perhatian pemerintah,” ujar Agung Susilo mewakili Ketua Umum Don Muzakir.

Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tulungagung, Ervan Ari Wibowo, menilai Desa Babadan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :

“Potensi kopi, peternakan sapi perah, UMKM, hingga kekuatan masyarakat Desa Babadan merupakan modal besar untuk dikembangkan secara terintegrasi. Kami berharap hasil diskusi ini dapat menjadi pijakan dalam menyusun program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” kata Ervan.

Program JAGONGAN merupakan bagian dari rangkaian KKN FISIP Universitas Brawijaya Kelompok 40 yang bertujuan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan desa guna menyusun arah pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Kehadiran Tani Merdeka Indonesia dinilai memberikan perspektif strategis dalam penguatan sektor pertanian, agribisnis berbasis komunitas, serta regenerasi petani.

Di sela agenda KKN tersebut, Agung Susilo bersama Ervan Ari Wibowo juga melakukan kunjungan ke kantor Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Malang dan disambut oleh pimpinan BRMP Jawa Timur, Ibu Isma. Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi dalam mendukung penguatan program pemberdayaan petani dan pengembangan sektor pertanian di Jawa Timur.

Melalui kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah desa, dan organisasi kemasyarakatan, diharapkan program FISIP Bakti Desa (FBD) ARCAPADA 2026 mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dalam pengembangan Desa Babadan sebagai kawasan agrowisata berbasis pertanian yang berkelanjutan, sekaligus mendukung program Tani Merdeka Indonesia yang sejalan dengan upaya penguatan sektor pertanian nasional.