TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Operasi pencarian terhadap Angga Kurniawan (31), nelayan asal Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, yang hilang terseret ombak di perairan Pantai Ngalur hingga hari kedua belum membuahkan hasil, Jumat (16/10/2026). Tingginya gelombang laut menjadi kendala utama tim SAR gabungan dalam melakukan penyisiran.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Achmad Mugiyono, mengungkapkan bahwa pada hari kedua pencarian, pihaknya mengerahkan sebanyak 15 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polairud, TNI AL, dan unsur relawan.
”Total ada 15 personel yang diterjunkan. Tim dibagi menjadi dua untuk melakukan pemantauan di darat dan penyisiran jalur laut,” ujar Achmad Mugiyono.
Dalam operasi di laut, tim menggunakan satu perahu dengan radius pencarian mencapai 4 kilometer dari titik awal kejadian. Kendati dihadapkan pada tantangan cuaca dan gelombang ekstrem, tim penyelamat terus berupaya maksimal mencari keberadaan korban.
”Selama melakukan penyisiran jalur laut, tim terkendala ombak yang cukup besar. Namun, tim tetap berupaya keras untuk mencari keberadaan korban,” terangnya. Mengingat hasil sementara masih nihil, proses pencarian dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari ketiga.
Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis (15/10/2026). Korban bersama adiknya, Fauji, berangkat melaut menggunakan perahu sampan terpisah dari kawasan Pantai Ngalur, Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, untuk mencari gurita. Keduanya berangkat sekitar pukul 10.00 WIB.
Nahas, sekira pukul 11.00 WIB, ombak besar secara tiba-tiba menerjang dan menghantam perahu sampan yang ditumpangi Angga Kurniawan hingga terbalik. Korban pun dilaporkan hilang terbawa arus. Tak lama berselang, perahu sampan beserta dayung yang diduga milik korban ditemukan di kawasan Pantai Sanggar.
Sementara itu, adik korban, Fauji, yang berada di perahu berbeda berhasil selamat. Saat kejadian, Fauji mengaku tidak dapat berbuat banyak dan tidak berani memberikan pertolongan karena ganasnya terjangan ombak besar di lokasi kejadian.
”Fauji selamat dan dalam kondisi baik. Saat kejadian berada di perahu berbeda dan tidak berani menolong korban karena kondisi ombak,” pungkas Mugiyono.






