TRENGGALEK, AJTTV.COM — Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah daerah di Indonesia diantisipasi secara ketat di Kabupaten Trenggalek. Langkah pencegahan dilakukan untuk memastikan pasokan BBM bagi warga tetap terpenuhi sekaligus mencegah fenomena panic buying.
Sembari melakukan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menggunakan sepeda motor, Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mendatangi SPBU Karangsoko, Kabupaten Trenggalek, Rabu (28/10/2026).
Di lokasi tersebut, perwira dengan dua melati di pundak itu berdialog langsung dengan para petugas SPBU serta warga yang tengah mengantre pengisian BBM untuk memastikan ketersediaan pasokan di lapangan.
“Beberapa daerah di Indonesia sempat terjadi kelangkaan BBM, sehingga antrean menjadi panjang dan tentunya kondisi ini turut berpengaruh terhadap keamanan dan ketertiban. Oleh sebab itu, kita turun ke lapangan, kita pastikan hal tersebut tidak sampai terjadi di Kabupaten Trenggalek,” ujar AKBP Rizky.
Ia menjelaskan, dinamika situasi global seperti konflik geopolitik di Timur Tengah hingga perang Rusia-Ukraina turut memberikan tekanan pada sektor minyak dan gas (migas) di dalam negeri. Selain itu, potensi keterlambatan pengiriman pasokan dari distributor sering kali menjadi pemicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Hal inilah yang perlu kita antisipasi. Kita juga sampaikan dan imbau kepada masyarakat agar tidak panic buying,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di SPBU Karangsoko, ketersediaan BBM jenis subsidi maupun non-subsidi di wilayah Kabupaten Trenggalek dipastikan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan harian warga.
Aktivitas pengisian BBM di lokasi juga terpantau berjalan lancar tanpa adanya penumpukan kendaraan atau antrean panjang. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan normal harian.






