Masyarakat bersama Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk segera merealisasikan pembangunan Jalan Lingkar Utara serta perbaikan akses jalan antardusun yang rusak saban tahun.
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Persoalan infrastruktur jalan di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung yang tak kunjung membaik mendulang perhatian serius. Masyarakat bersama Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk segera merealisasikan pembangunan Jalan Lingkar Utara serta perbaikan akses jalan antardusun yang rusak saban tahun.
Keluhan tersebut disampaikan langsung warga saat menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Panhis Yody Wirawan, di Masjid Jabal Nur, Dusun Boro, Desa Wonorejo, Sabtu (10/10/2026).
Ketua Umum Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana, (Mas Dana), menegaskan bahwa masyarakat tidak lagi membutuhkan janji-janji manis, melainkan aksi nyata di lapangan.
”Kami memohon kepada Bapak Wakil Ketua DPRD agar membantu mempercepat mekanisme dan koordinasi untuk merealisasikan pembangunan Jalan Lingkar Utara,” ujar Mas Dana di hadapan pimpinan DPRD Tulungagung tersebut.
Rusak Sejak 2004, Jalan Makam dan Penghubung Dusun Sangat Memprihatinkan
Mas Dana membeberkan, selain kejelasan status Jalan Lingkar Utara, kondisi jalan penghubung antara Dusun Jeruk dan Dusun Boro serta akses menuju tempat pemakaman umum (TPU) di Dusun Jeruk tergolong sangat memprihatinkan. Jalur vital tersebut dikeluhkan warga telah mengalami kerusakan parah sejak tahun 2004.
”Jalan menuju makam di Dusun Jeruk serta jalur penghubung Dusun Jeruk–Boro yang selama ini rusak butuh perhatian dan penanganan nyata. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan mendasar warga, baik untuk mobilitas harian, ekonomi, hingga akses pelayanan publik,” tegasnya.
Ia berharap pertemuan dan peninjauan lapangan ini tidak menguap begitu saja, melainkan menjadi pijakan untuk langkah konkret pemerintah daerah.
Pimpinan DPRD Turun Tangan dan Tinjau 3 Titik Lokasi
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Panhis Yody Wirawan, berkomitmen untuk langsung menindaklanjuti aspirasi warga Wonorejo dengan berkoordinasi bersama Ketua DPRD dan Bupati Tulungagung.
”Kami memperhatikan betul kondisi jalan yang disampaikan. Memang perlu penanganan segera karena sejumlah jalur kondisinya jauh dari kata layak,” ungkap Panhis.
Usai dialog di Masjid Jabal Nur, rombongan legislator bersama warga langsung meluncur meninjau tiga titik lokasi jalan yang dikeluhkan. Di lapangan, rombongan mendapati medan jalan tanpa nama yang licin, berbatu, dan berpotensi membahayakan para pengguna jalan.
Peninjauan langsung ini diharapkan mampu memberikan gambaran faktual bagi para pemangku kebijakan dalam menentukan status kewenangan jalan, perencanaan teknis, hingga penganggaran di APBD.
Kawal Aspirasi Hingga Realisasi
Kunjungan lapangan tersebut diakhiri dengan apresiasi dari warga Desa Wonorejo atas iktikad baik pimpinan DPRD Tulungagung yang bersedia turun langsung melihat penderitaan warga.
Meski demikian, warga dan Lembaga 212 menegaskan akan terus mengawal proses koordinasi ini secara terbuka dan konstruktif hingga pengerjaan fisik jalan benar-benar terwujud.
”Kekompakan masyarakat Wonorejo akan terus kita jaga untuk memperjuangkan hak publik secara santun dan bertanggung jawab. Pembangunan yang berpihak kepada rakyat harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Mas Dana.






