Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Senyum Terakhir Sari Sukoco Sebelum Digulung Api KMP Mutiara Sentosa II: Janji Nikah Tahun Ini yang Tak Pernah Terwujud

23
×

Senyum Terakhir Sari Sukoco Sebelum Digulung Api KMP Mutiara Sentosa II: Janji Nikah Tahun Ini yang Tak Pernah Terwujud

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Tangis haru dan duka mendalam menyelimuti rumah duka di Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung, Senin malam (3/8/2026). Jenazah Sari Sukoco (39), sopir truk ekspedisi yang menjadi korban tragedi kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, akhirnya tiba di kampung halaman untuk diantarkan ke peristirahatan terakhirnya.

​Isak tangis keluarga tak terbendung saat mobil jenazah yang membawa jasad warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman tersebut tiba sekitar pukul 21.15 WIB. Setelah disemayamkan selama 30 menit untuk penghormatan terakhir, jenazah segera diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidorejo malam itu juga.

BACA JUGA : Tak Butuh Surat Edaran! Plt Bupati Tulungagung Tantang Kesadaran Warga Lewat Gerakan “JOGO TULUNGAGUNG”

​Tragedi yang terjadi di perairan utara Pulau Madura saat kapal berlayar menuju Makassar tersebut tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga kisah pilu yang menyayat hati dari rekan kerjanya.

​Senyuman di Tengah Kepungan Api

​Sari Sukoco mengalami musibah saat sedang menjalankan tugasnya mengangkut barang ekspedisi ke Makassar. Ia tidak sendiri, melainkan bersama rekan seprofesinya, Bambang Susilo warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

BACA JUGA : Konsolidasi di Lapangan Banteng, ORMAS 212 Kota Kediri Tegaskan Siap Kawal Kinerja Pemerintah dan Advokasi Warga

​Bambang, yang berhasil selamat dari musibah mengerikan tersebut, menceritakan detik-detik mencekam saat api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian depan kapal. Ketika situasi semakin kritis, Bambang sempat mengajak korban untuk melompat ke laut.

​”Saya mengajak dia lompat ke laut. Dia hanya mengangguk sambil tersenyum,” kenang Bambang dengan nada getar, Selasa (4/8).

​Anggukan dan senyuman tenang itu menjadi respon terakhir Sari sebelum keduanya terpisah di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang membumbung tinggi.

​Rencana Pernikahan yang Pupus

​Bagi Bambang, Sari bukan sekadar rekan kerja, melainkan sahabat dekat yang sudah bekerja bersama selama delapan tahun. Di matanya, almarhum adalah sosok pria yang sangat tenang dan tidak pernah terburu-buru dalam bekerja.

​Namun yang paling membekas di benak Bambang adalah percakapan pribadi mereka beberapa waktu sebelum musibah ini terjadi. Sari sempat mengutarakan impian terbesarnya yang ingin ia wujudkan dalam waktu dekat.

​”Orangnya tenang, santai. Dia juga sempat cerita ingin menikah tahun ini,” ungkap Bambang.

​Impian dan janji suci untuk melangsungkan pernikahan di tahun 2026 itu kini hancur bersama musnahnya kapal yang mereka tumpangi di tengah lautan.

BACA JUGA : Buntut Penganiayaan Valet Parkir, 10 Ribu Pesilat PSHT Ancam Aksi Damai di Markas DC dan Polrestabes Surabaya

​3 Jam Terombang-ambing di Lautan

​Bambang Susilo sendiri berhasil selamat setelah terombang-ambing di laut lepas selama lebih dari tiga jam menahan gelombang besar. Ia bersama beberapa korban selamat lainnya akhirnya dievakuasi oleh sebuah kapal barang yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

​Kepergian Sari Sukoco menambah daftar panjang duka atas musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Madura. Selamat jalan Sari Sukoco, janji manismu mungkin tak sempat tertunai di dunia, namun kebaikan dan ketenanganmu akan selalu dikenang oleh keluarga dan sahabat tercinta.