JAKARTA, AJTTV.COM – Super Tani Indonesia (STI) menawarkan solusi untuk mengatasi masalah kelangkaan pupuk dan harga tinggi yang sering dialami oleh petani di Indonesia.
Menurut Direktur PT Pupuk Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario, persoalan kelangkaan pupuk dan harga tinggi tidak seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.
“Seluruh pihak terkait, termasuk produsen pupuk dari pihak swasta, harus ikut ambil bagian bersama pemerintah untuk mencari solusi permasalahan kelangkaan pupuk dan harga tinggi di Indonesia,” tandas Andi Undru.
Untuk mengatasi masalah tersebut, STI menyediakan stok pupuk organik hayati padat dengan harga yang sangat murah dan terjangkau.
Pupuk organik hayati cair yang dibutuhkan petani harganya dipatok penjual mencapai Rp 250.000 per liter.
Namun, STI menawarkan produk pupuk organik hayati padat dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp 1.300 per liter.
Pupuk Organik Super Tani telah memiliki izin edar dari Kementerian Pertanian (Deptan RI) sebagai jenis pupuk organik hayati padat.
Produk ini juga telah melalui proses uji efektivitas di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian IPB Bogor.
Menurut Komisaris Utama PT STI, Kolonel Czi H.A. Ambo Lele, S.Sos, M.Ip, Pupuk Organik Super Tani mengandung komposisi makro dan mikro, serta bahan organik hayati yang dapat meningkatkan hasil produksi pertanian minimal 1-3 ton.
Penggunaan Pupuk Organik Super Tani sejalan dengan misi pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Hal ini bertujuan untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan mengutamakan mutu dan kualitas produk, Pupuk Organik Super Tani akan mendukung peningkatan hasil produksi, berdampak positif pada keberlanjutan usaha pertanian, serta menghasilkan omzet yang berkesinambungan.