ARTIKEL TERBARUKABAR DAERAH

Waspada! Damkarmat Tulungagung Catat 129 Kebakaran Sepanjang 2026, Ada Ulah ODGJ, Sampah Rembet, Hingga Lupa Kompor

×

Waspada! Damkarmat Tulungagung Catat 129 Kebakaran Sepanjang 2026, Ada Ulah ODGJ, Sampah Rembet, Hingga Lupa Kompor

Sebarkan artikel ini

JIBAKU PEMADAMAN — Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah titik api guna melokalisir dan memadamkan kebakaran lahan/hutan bambu di Tulungagung. Pihak Damkarmat mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan sembarangan ( Dedik santoso ajttv.com)

​TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Ancaman si jago merah terus membayangi wilayah Kabupaten Tulungagung. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung mencatat ada sebanyak 129 kasus kebakaran yang terjadi sepanjang periode Januari hingga Oktober 2026.

​Di balik ratusan peristiwa kebakaran tersebut, pemicunya ternyata sangat beragam. Mulai dari faktor kelalaian yang tak disengaja saat aktivitas rumah tangga, hingga aksi nekat yang dilakukan secara sengaja.

Baca Juga:  Tegas! Satpol PP Tulungagung Robohkan dan Sita Tiang Fiber Optik Ilegal

​Kasi Pengendalian Operasi (Dalops) Damkarmat Tulungagung, Bambang Pidekso, mengungkapkan bahwa pemicu kebakaran di wilayah Tulungagung memiliki latar belakang yang bervariasi.

​”Sepanjang Januari sampai Oktober 2026 ini, kami menangani 129 kasus kebakaran. Penyebabnya bermacam-macam, ada yang karena kelalaian atau faktor tidak disengaja, tapi ada juga yang memang disengaja,” ujar Bambang Pidekso saat memberikan keterangan.

​Bambang mencontohkan, untuk kasus kebakaran yang dipicu oleh tindakan tidak disengaja, mayoritas bermula dari kebiasaan sepele dan kelalaian warga sehari-hari. Salah satu yang paling sering terjadi adalah saat warga sedang memasak di dapur lalu ditinggal pergi, hingga api kompor tiba-tiba membesar dan menghanguskan seluruh isi rumah.

​Selain kelalaian saat memasak, pembakaran sampah sembarangan tanpa diawasi juga menjadi pemicu utama. Kobaran api pembakaran sampah sering kali membesar tertiup angin dan merembet hingga membakar pemukiman atau bangunan di sekitarnya.

Baca Juga:  Penerimaan PBB-P2 Kabupaten Tulungagung Tahun 2024 Lampaui Target

​Sementara itu, hal unik sekaligus membahayakan terjadi pada kasus kebakaran yang dipicu tindakan sengaja. Salah satu contohnya adalah pembakaran lahan hutan yang dilakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

​”Contoh kasus yang disengaja itu ada lahan hutan yang dibakar oleh ODGJ. Sedangkan yang tidak disengaja, di antaranya warga yang sedang memasak lalu ditinggal pergi hingga api membakar rumah, serta warga membakar sampah lalu ditinggal hingga apinya merembet,” terangnya.

​Mengingat tingginya angka kejadian musibah kebakaran tersebut, pihak Damkarmat Tulungagung tak jemu-jemu mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di dapur maupun mengelola sampah.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Pastikan kompor benar-benar mati saat ditinggal pergi, jangan pernah meninggalkan pembakaran sampah dalam keadaan api masih menyala, serta segera laporkan ke posko Damkarmat jika melihat potensi bahaya kebakaran,” pungkas Bambang.

Baca Juga:  Kandang Ayam di Gondang Tulungagung Ludes Terbakar, 7 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang