KABAR DAERAH

Ketat dan Menegangkan, Rejoagung dan Sukorejo Bermain Lima Set

×

Ketat dan Menegangkan, Rejoagung dan Sukorejo Bermain Lima Set

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Tim voli putri RW 1 Kebonagung mengalami kekalahan dramatis atas RW 1 Sukorejo di hari ke tujuh turnamen Bola Voli PHBN Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru 2024.

Kendati demikian, Kebonagung berhasil memberikan perlawanan sengit atas Sukorejo hingga deuce dua kali.

Walau harus kalah, tetapi secara permainan mereka mulai membaik dan memaksa pertandingan berlangsung lima set dengan skor akhir 3-2.

Baca Juga : 25 Kali Beraksi, Begal Payudara di Tulungagung Akhirnya Tertangkap 

Pertandingan yang berlangsung di lapangan Joyokusumo Rejoagung Jumat (26/7/2024) membuat para suporter kedua tim menahan nafas. Rely panjang sering terjadi pada pertandingan kali ini.

Seperti Pada set kelima, kedua tim yang mempunyai target wajib menang terus saling mengejar poin.

Baca Juga:  Tragis , Pengendara Sepeda Motor Asal Tulungagung Tewas Dihantam Truk

Dimana, Tim voli putri Kebonagung yang memiliki dua pemain lincah Laras dan Jeje, tertinggal dengan skor 11-14 berhasil mengejar hingga terjadi Deuce.

Pasalnya, Kebonagung yang berhasil memperbaiki performa mereka di set penentuan ini berhasil memberi tekanan terhadap lawan.

Dan Sukorejo berhasil menyamakan kedudukan atas Rejoagung di angka 16-16.

Berhasil menyamakan angka, Sukorejo Berbalik unggul dengan variasi quick nya berhasil menutup jalannya pertandingan.

Baca Juga : Di Trenggalek Anak Berhadapan dengan Hukum Meningkat

Dengan hasil pertandingan ini , maka RW 1 Kebonagung masih tertahan di poin 4 sementara RW 1 Sukorejo mendapat poin 2.

Pada pertandingan jam kedua , Tim Bola Voli Putra Rw 2 Rejoagung melawan Rw 2 Sukorejo yang dimenangkan Rejoagung dengan skor 3-0.

Baca Juga:  Melestarikan Adat, Membangun Ekonomi: Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret Jadi Ikon Wisata Baru Tulungagung

Reporter : Gendut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *