SMK Negeri 2 Tulungagung, Jawa Timur dengan terobosan dua inovasi digital Cetar Tendik dan Ju-on / Istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – SMK Negeri 2 Tulungagung, Jawa Timur sukses melakukan lompatan besar dalam tata kelola pendidikan. Melalui dua inovasi digital unggulannya, Cetar Tendik dan Ju-on, sekolah ini berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Innovative Government Award (IGA).
Transformasi digital ini dinilai berhasil mengubah manajemen sekolah menjadi lebih efisien, transparan, dan berbasis data, sekaligus menjawab tantangan dunia pendidikan di era modern.
Efisiensi Manajemen Lewat ‘Cetar Tendik’
Sistem Cetar Tendik (Catatan Harian Tenaga Kependidikan) hadir untuk mendigitalisasi laporan kinerja staf Tata Usaha (TU) dan karyawan. Dengan sistem ini, laporan harian yang semula berbasis kertas dialihkan ke platform online.
Dampak positif yang dirasakan langsung adalah kemudahan dalam monitoring kinerja staf secara real-time. Selain meningkatkan disiplin, inovasi ini juga mendukung gerakan ramah lingkungan (paperless) karena mengurangi penggunaan kertas secara signifikan di lingkungan administrasi sekolah.
Pantau KBM Lebih Akurat dengan ‘Ju-on’
Inovasi kedua yang tidak kalah berdampak adalah Ju-on (Jurnal Online Guru). Sistem ini menggantikan buku jurnal fisik yang biasanya digunakan guru untuk mencatat agenda mengajar. Dengan Ju-on, seluruh dokumentasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tersimpan rapi dalam arsip digital.
Hal ini memudahkan proses supervisi, di mana progres pembelajaran di setiap kelas dapat dipantau langsung tanpa harus memeriksa tumpukan buku jurnal secara manual. Inovasi ini menciptakan keterbukaan dan akuntabilitas bagi seluruh tenaga pendidik.
Komitmen Transformasi Kolektif
Keberhasilan dalam meraih penghargaan IGA ini merupakan buah dari komitmen seluruh warga sekolah untuk terus beradaptasi dengan teknologi.
Kepala SMKN 2 Tulungagung Endah Susilowati, M.Pd, menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan akan sistem manajemen yang lebih praktis dan akuntabel.
”Penghargaan ini adalah apresiasi atas kerja keras tim dan seluruh keluarga besar SMKN 2 Tulungagung Fokus kami adalah bagaimana teknologi bisa memudahkan tugas guru dan staf, sehingga pelayanan pendidikan menjadi lebih maksimal,” ujarnya,Senin.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan melalui digitalisasi yang nyata dan berdampak.












