Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Bupati Gatut Sunu ke ASN Tulungagung: Puasa Bukan Alasan Loyalitas Kerja Kendur!

7
×

Bupati Gatut Sunu ke ASN Tulungagung: Puasa Bukan Alasan Loyalitas Kerja Kendur!

Sebarkan artikel ini

Bupati Tulungagung Gatut Sunu saat acara santapan Rohani ( anang ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, memberikan pesan menohok bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Memasuki hari kedelapan Ramadan 1447 Hijriah, ia menegaskan bahwa ibadah puasa tidak boleh menjadi “tameng” untuk menurunkan produktivitas pelayanan publik.

​Pesan tersebut disampaikan Bupati dalam agenda bertajuk Santapan Rohani yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (27/2/2026). Di hadapan Wakil Bupati Ahmad Baharudin dan jajaran Forkopimda, Gatut Sunu menekankan pentingnya keseimbangan antara kesalehan ritual dan kesalehan kerja.

​“Jangan jadikan lapar dan dahaga sebagai alasan mengurangi kinerja. Justru jadikan puasa sebagai dorongan meningkatkan produktivitas. Setiap tugas yang dilaksanakan dengan niat tulus akan bernilai ibadah dan pahalanya dilipatgandakan,” tegas Bupati Gatut Sunu.

Muhasabah di Jantung Pemerintahan

​Kegiatan rutin tahunan ini tidak hanya sekadar formalitas. Bagi Gatut Sunu, Pendopo harus menjadi titik awal muhasabah (evaluasi diri) bagi para pemangku kebijakan. Ia mengajak para pejabat dan tokoh agama untuk menilai sejauh mana Ramadan tahun ini memberikan dampak nyata pada perubahan perilaku dan integritas.

​Selain menyoroti etos kerja, Bupati juga menekankan tiga poin utama dalam penguatan sosial yaitu Kepedulian Sosial, Menjaga keharmonisan antarumat beragama di Tulungagung dan Meminta para ulama dan tokoh masyarakat menyampaikan dakwah yang menyejukkan guna menjaga kondusivitas wilayah.

​Transformasi Pelayanan Publik

​Meskipun terdapat penyesuaian jam kerja selama bulan suci, Pemkab Tulungagung berkomitmen agar standar pelayanan tidak bergeser. Gatut Sunu berharap Ramadan menjadi momentum bagi ASN untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih jujur, profesional, dan berintegritas tinggi.

​“Ramadan harus menjadi titik balik perbaikan diri. Kita ingin pelayanan publik di Tulungagung tetap optimal dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

​Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan bagi seluruh warga Tulungagung dalam menjalani sisa bulan Ramadan 1447 H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *