Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Tebing 12 Meter Ambrol, Jalur Penghubung Antar Dusun di Suruh Trenggalek Terputus Total

4
×

Tebing 12 Meter Ambrol, Jalur Penghubung Antar Dusun di Suruh Trenggalek Terputus Total

Sebarkan artikel ini

Jalur Penghubung Antar Dusun di Suruh Trenggalek Terputus Total/ Ist

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Suruh kembali memicu bencana hidrometeorologi. Sebuah tebing setinggi 12 meter di Dusun Gandu, Desa Gamping, dilaporkan longsor pada Minggu (15/3/2026) siang, yang mengakibatkan akses utama antar dusun lumpuh total.

​Material longsoran sepanjang 11 meter tersebut menutup badan jalan dan memutus urat nadi transportasi yang menghubungkan Dusun Gandu dengan Dusun Jogorogo.

Kronologi dan Dampak Kerusakan

​Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa wilayah Suruh mulai diguyur hujan sejak pukul 11.00 WIB. Puncaknya terjadi pada pukul 13.30 WIB, di mana struktur tanah pada tebing di RT 03 RW 01 tak lagi mampu menahan debit air hingga akhirnya ambrol.

​”Hujan turun sangat deras sejak siang. Akibatnya, tebing setinggi 12 meter longsor. Selain jalan yang amblas dan terputus, sayap jembatan di dekat lokasi juga mengalami keretakan serius,” ungkap Triadi.

​Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan diprediksi cukup signifikan.

​Respons Cepat TRC dan TNI

​Pasca kejadian, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Trenggalek bersama personel TNI dan warga setempat langsung bergerak ke titik lokasi untuk melakukan asesmen. Karena kondisi tanah yang masih labil, petugas memprioritaskan keamanan warga di sekitar lereng.

​”Kami telah menerjunkan tim multisektor untuk mengecek kondisi di lapangan. Saat ini, warga kami imbau untuk tetap waspada karena potensi longsor susulan masih sangat tinggi, mengingat cuaca masih belum menentu,” tambahnya.

​Imbauan Bagi Warga Lereng

​Pihak BPBD Trenggalek mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di bawah tebing atau area perbukitan, untuk segera mengevakuasi diri secara mandiri jika hujan deras terjadi lebih dari dua jam berturut-turut. Saat ini, jalan antar dusun tersebut masih belum bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *