Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Cekcok Berujung Berdarah: ODGJ di Tulungagung Serang Adik Kandung Pakai Sabit

3
×

Cekcok Berujung Berdarah: ODGJ di Tulungagung Serang Adik Kandung Pakai Sabit

Sebarkan artikel ini

Petugas kepolisian saat menuju lokasi kejadian di Desa Gendingan ( anang ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana tenang di Dusun Alfatah, Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, berubah menjadi mencekam pada Rabu (1/4/2026) pagi. Seorang pria berinisial FCHP (36), yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), mengamuk dan membacok adik kandungnya sendiri, MAYM (26).

​Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, dipicu oleh adu mulut antar keduanya yang terjadi setengah jam sebelumnya.

Kronologi Kejadian

​Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, mengungkapkan bahwa perselisihan bermula saat korban mendatangi rumah pelaku. Bukannya mereda, emosi FCHP justru meledak. Ia kemudian berlari ke arah kandang ayam milik tetangga untuk mengambil sebilah sabit.

​”Setelah adu mulut, pelaku mengambil sabit dan langsung menyerang korban secara membabi buta,” ujar AKP Karnoto, Kamis (2/4/2026).

Akibat serangan senjata tajam tersebut, korban mengalami tiga luka robek serius di bagian punggung. Beruntung, warga sekitar yang melihat aksi brutal tersebut segera bertindak heroik dengan merebut sabit dari tangan pelaku sebelum jatuh korban jiwa.

Evakuasi dan Penanganan Medis

​Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Sementara itu, pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian memilih menggunakan pendekatan persuasif untuk mengamankan pelaku.

​Langkah ini diambil guna menghindari eskalasi kekerasan mengingat kondisi kejiwaan pelaku. Setelah berhasil ditenangkan, FCHP langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang, melalui Puskesmas Simo.

​Kondisi Terkini

​Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di Desa Gendingan kini telah kondusif. Meski sempat membuat warga trauma, kehadiran aparat di lokasi berhasil meredam kepanikan.

​”Penanganan kami lakukan secara humanis. Pelaku sudah dalam perjalanan menuju RSJ dengan pendampingan petugas,” tutup AKP Karnoto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *