Scroll untuk baca artikel
KABAR DAERAH

Lampion dan Obor Menyala di Panjerejo! Ratusan Bocah Rejotangan Tulungagung Semarakkan Takbir Keliling Iduladha

3
×

Lampion dan Obor Menyala di Panjerejo! Ratusan Bocah Rejotangan Tulungagung Semarakkan Takbir Keliling Iduladha

Sebarkan artikel ini

Ratusan Bocah Rejotangan Tulungagung Semarakkan Takbir Keliling Iduladha( andika ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Gema takbir bersahut-sahut menandai datangnya Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Tulungagung. Suasana malam langsung berubah meriah, salah satunya terlihat di wilayah Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan pada Selasa malam (26/05/2026).

​Sejak pukul 19.40 WIB, jalanan di Desa Panjerejo mendadak dipadati oleh lautan cahaya. Ratusan warga turun ke jalan untuk menggelar pawai takbir keliling dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan yang kental.

Penuh Warna, Didominasi Peserta Cilik

​Uniknya, kemeriahan takbir keliling tahun ini didominasi oleh wajah-wajah ceria generasi muda Islam. Mulai dari anak-anak usia dini (PAUD), TK, hingga bangku Sekolah Dasar (SD) tampak bersemangat mengambil bagian di barisan terdepan.

​”Suasananya ramai sekali malam ini. Pesertanya mayoritas anak-anak kecil, mereka jalan kaki keliling kampung,” ujar Mahendra, salah seorang warga sekitar yang ikut menonton di tepi jalan, Selasa (26/05/2026).

Sambil mengumandangkan takbir secara serempak, para peserta cilik ini berjalan rapi dengan membawa berbagai atribut kreatif, seperti Lampion Berwarna-warni Menghiasi malam dengan cahaya lembut yang estetik.

Obor Tradisional Memberikan kesan syahdu dan melestarikan tradisi lama dan Miniatur Islami.

​Sarana Edukasi Sejak Dini

​Sepanjang rute pawai, warga Panjerejo yang berdiri di depan rumah maupun di tepi jalan tampak antusias memberikan tepuk tangan dan semangat kepada para peserta. Gembira dan haru bercampur aduk melihat semangat anak-anak tersebut.

​Selain menjadi agenda tradisi tahunan yang dinanti, kegiatan takbir keliling ini sengaja dikemas untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan, mempertebal keimanan, sekaligus memupuk rasa gotong royong dan kebersamaan kepada anak-anak sejak usia dini.

​Melalui pawai obor dan lampion ini, malam Iduladha 2026 di Kecamatan Rejotangan tidak hanya sekadar meriah, tapi juga menjadi momen refleksi budaya religius yang terus terjaga dari generasi ke generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *