PEMBERITAHUAN PENTING:
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, merasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Segera hubungi psikolog, psikiater, layanan kesehatan mental, atau layanan darurat terdekat untuk mendapatkan dukungan.
KEDIRI, AJTTV.COM – Suasana siang hari yang biasanya ramai di kawasan depan SMPN 1 Mojo, Kabupaten Kediri, berubah menjadi duka mendalam pada Kamis (23/4/2026). Seorang pria berinisial AMB (28), warga setempat, ditemukan meninggal dunia dalam sebuah peristiwa tragis yang melibatkan sebuah truk tangki.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB tersebut menarik perhatian warga sekitar karena terjadi di area publik yang saat itu sedang dipadati aktivitas siswa dan warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut diduga sengaja menuju ke arah kolong truk tangki yang sedang melintas, yang mengakibatkan korban terlindas ban belakang kendaraan tersebut.
Saksi mata di lokasi, Priyo, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung dalam hitungan detik. “Kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba truk berhenti dan korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah kolong kendaraan,” ujar Priyo saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Kamis (23/4/2026).
Langkah Penyelidikan Kepolisian
Pasca-kejadian, aparat kepolisian dari sektor setempat segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kronologi secara akurat. Petugas telah mengevakuasi jenazah korban serta mengamankan truk tangki beserta pengemudinya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan nekat tersebut. Salah satu bukti kunci yang kini berada dalam pemeriksaan penyidik adalah rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Video rekaman tersebut telah beredar luas di media sosial, namun pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten tersebut demi menghormati keluarga korban.
”Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam dengan mengacu pada bukti-bukti di lapangan, termasuk rekaman CCTV yang ada. Kami akan memproses kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” ujar perwakilan kepolisian setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban tengah dalam proses koordinasi dengan pihak kepolisian terkait penanganan jenazah. Peristiwa ini menyisakan duka bagi warga sekitar dan menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan sosial.












