Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Bursa Ketua IKA SMKI, SMSR, dan SMK 12 Surabaya Memanas: Manuver Gerilya Timses Mulai Mengguncang Akar Rumput

5
×

Bursa Ketua IKA SMKI, SMSR, dan SMK 12 Surabaya Memanas: Manuver Gerilya Timses Mulai Mengguncang Akar Rumput

Sebarkan artikel ini

Foto Bersama Panitia Reuni dan Alumni Smki dan smsr di Surabaya ( Red ajttv com)

SURABAYA, AJTTV.COM – Atmosfer pemilihan Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMKI, SMSR, dan SMK 12 Surabaya dipastikan akan berjalan alot dengan tensi yang kian meningkat. Kontestasi ini kini tak lagi sekadar wacana di permukaan, melainkan telah memasuki babak baru dengan manuver-manuver lapangan yang semakin agresif.

​Informasi dari sumber internal menyebutkan bahwa peta kekuatan calon ketua semakin dinamis. Bursa kandidat diramaikan oleh sosok-sosok dengan rekam jejak mumpuni dari berbagai jurusan. Nama-nama seperti Heri Suryanto, Pakapur, Aris Junaidi, Supriyono, dan Catur Rahmawati mewakili kekuatan dari jurusan Seni Rupa. Sementara itu, dari jurusan Tari, muncul nama Handriono, Dini Ariyanti, dan Candra Likayana.

​Tak kalah menarik, Wahyudi yang berdomisili di Jakarta pun masuk dalam radar persaingan. Bahkan, informasi terbaru menyebutkan ada beberapa kandidat “kuda hitam” yang masih dirahasiakan identitasnya, yang berasal dari jurusan Karawitan dan Pedalangan, siap memberikan kejutan dalam pemilihan nanti.

Strategi Gerilya Tim Sukses

Aroma pertarungan ini kian tajam dengan hadirnya strategi “gerilya” yang dilakukan oleh sejumlah tim sukses (timses). Para loyalis mulai bergerak senyap di akar rumput untuk menggalang dukungan secara masif bagi kandidat yang dijagokan.

​Salah satu timses yang terpantau aktif melakukan sosialisasi adalah Dwi Setyo Rakanto Sumantri. Meski Rakanto masih belum secara gamblang menyebutkan siapa sosok calon ketua yang diusungnya, ia memastikan bahwa kandidat tersebut bukanlah sosok sembarangan.

​”Orang yang kami usung memiliki visi yang luar biasa. Kami yakin ia mampu membawa IKA terbang tinggi dan memberikan dampak nyata bagi seluruh alumni,” ungkap Rakanto saat memberikan sinyal kuat mengenai pergerakannya di lapangan.

Sikap Para Kandidat Utama

Di sisi lain, para kandidat pun mulai merespons dinamika ini dengan sikap terbuka. Wahyudi dan Heri Suryanto, misalnya, telah menyatakan kesiapan mereka untuk menahkodai organisasi jika memang dipercaya oleh mayoritas anggota.

​”Kita siap jika mayoritas alumni memang memintanya untuk mengemban amanah sebagai ketua,” tegas Heri Suryanto.

​Namun, di tengah panasnya pergerakan timses dan dukungan massa, Heri mengaku masih menahan diri untuk melangkah terlalu jauh. Ia menegaskan akan menunggu kepastian mengenai mekanisme pemilihan yang akan diterapkan oleh panitia. Bagi para kandidat, sistem pemilihan nantinya akan menjadi penentu krusial dalam mengawal arah kontestasi ini.

​Apakah pemilihan akan dilakukan melalui musyawarah mufakat atau melalui mekanisme voting terbuka? Para alumni kini menantikan kejelasan tersebut sambil terus memantau pergerakan para jagoan mereka di lapangan. Ketegasan mekanisme ini diyakini akan menjadi kunci lahirnya pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi IKA ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *