Pencari Rongsok di Tulungagung Temukan Bayi Laki-Laki Dalam Kardus ( Istimewa)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung mendadak gempar. Sebuah kardus berisi bayi laki-laki dalam kondisi hidup dan sehat ditemukan tergeletak di sebuah warung pecel pinggir jalan pada Rabu malam (20/5) sekitar pukul 23.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Inafis bersama Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung dan Polsek Pucanglaban langsung bergerak cepat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ditemukan Pencari Barang Bekas
Kapolsek Pucanglaban, AKP Tarmadi, mengungkapkan bahwa sosok yang pertama kali mendapati bayi malang tersebut adalah seorang warga tuna wicara yang tengah mencari barang bekas di sekitar lokasi.
Saat melintas di sebuah warung pecel bawah pohon beringin di area persawahan, saksi curiga dengan keberadaan sebuah kardus. Setelah dicek, di dalamnya ternyata berisi seorang bayi mungil yang masih bernyawa. Saksi pun langsung bergegas mengabarkan temuan tersebut kepada warga sekitar.
Diperkirakan Baru Lahir 1–2 Jam
Bayi tersebut segera dievakuasi ke Puskesmas Pucanglaban untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan pemeriksaan dokter, bayi laki-laki itu memiliki berat 3,4 kilogram dan panjang 48 sentimeter.
Dokter Puskesmas Pucanglaban, dr. Ririn, memperkirakan sang bayi baru saja dilahirkan sekitar satu hingga dua jam sebelum ditemukan.
”Secara umum kondisi bayi sehat dan aktif. Usianya diperkirakan masih sangat muda karena tali pusarnya masih basah dan bekas potongannya belum rapi,” terang dr. Ririn.
Polisi Buru Pelaku
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu buah kardus dan tiga lembar kain selimut bayi.
Sementara itu, pihak Dinas Sosial Tulungagung menyampaikan bahwa bayi tersebut untuk sementara waktu akan tetap dirawat di Puskesmas Pucanglaban sembari menunggu proses administrasi serta penanganan hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait identitas orang tua bayi atau aktivitas mencurigakan di sekitar TKP sebelum kejadian, untuk segera melapor ke polsek terdekat.












