Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia Satpol PP Saat Asyik Nongkrong di Warkop

90
×

Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia Satpol PP Saat Asyik Nongkrong di Warkop

Sebarkan artikel ini

ILUSTRASI Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia Satpol PP ( Sunari ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Tim gabungan dari Satpol PP, kepolisian, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menggelar operasi penertiban terhadap puluhan pelajar. Para siswa tersebut kedapatan sedang berkumpul di sejumlah warung kopi (warkop) dan kafe saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung, Senin (15/6/2026).

​Petugas yang mendapati para siswa berseragam tersebut langsung melakukan tindakan pembinaan di tempat kejadian perkara (TKP).

​Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Tulungagung, Kabul N, menjelaskan bahwa operasi penertiban ini menyasar empat titik lokasi yang tersebar di wilayah Kecamatan Kauman dan Kecamatan Tulungagung.

Baca Juga: Emak-emak di Tulungagung Dijambret Saat Hendak ke Pasar, Korban Terjatuh dan Terluka

“Tadi ada 47 pelajar yang terjaring, 39 laki-laki dan 8 perempuan. Razia ini kami lakukan untuk menjamin ketertiban pelajar, baik yang bolos atau pakai seragam di warung dan kafe,” kata Kabul, Senin (15/6/2026).

Alasan Siswa: Jam Kosong Pasca-Ujian

​Dalam pelaksanaan operasi tersebut, personel gabungan mendatangi langsung kafe maupun warkop yang kerap dijadikan lokasi berkumpul. Para peserta didik yang terjaring diketahui berasal dari tingkat pendidikan yang bervariasi, mulai dari SMP hingga SMA/SMK.

​Berdasarkan keterangan beberapa siswa kepada petugas, mereka berdalih berada di warkop karena waktu belajar di sekolah telah usai. Saat ini, sekolah-sekolah memang sedang memasuki periode luang pasca-ujian akhir semester menjelang kenaikan kelas.

​Tegaskan Aturan Larangan Nongkrong Berseragam

​Meskipun demikian, pihak kepolisian bersama Satpol PP tetap menegaskan aturan keras terkait larangan berkumpul di tempat umum menggunakan seragam sekolah selama jam operasional sekolah.

Baca Juga: Pengamen “Kenyong” Tulungagung Diciduk Polisi Usai Viral Dorong Kepala Wanita

“Kalau memang sudah pulang ya pulang, ganti baju, setelah itu nongkrong silakan. Kami tidak melarang ngopi tapi minimal ganti baju dulu, jangan pakai seragam,” jelas Kabul tegas.

​Langkah penertiban ini ditempuh sebagai upaya preventif guna mengantisipasi agar para siswa terhindar dari berbagai dampak negatif kenakalan remaja. Setelah diberikan pembinaan di lokasi, seluruh murid diminta untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

​”Untuk pembinaan selanjutnya kami serahkan ke dinas pendidikan dan satuan pendidikan masing-masing,” pungkas Kabul.

Baca Juga: Gerebek Pembuatan Balon Udara Liar di Bandung Tulungagung: Polisi Amanka

Pihak berwenang pun mengimbau kepada seluruh peserta didik yang sempat terjaring agar tidak mengulangi tindakan serupa dan senantiasa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di sekolah dengan tertib.

Penulis: SunariEditor: Ayu Np