Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Kecelakaan Tunggal di Tulungagung, Pengendara Motor Tewas Tercebur Sungai

305
×

Kecelakaan Tunggal di Tulungagung, Pengendara Motor Tewas Tercebur Sungai

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTVMCOM – Warga di sekitar anak Sungai Lodagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Minggu (19/7/2026) pagi. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dasar sungai bersama sepeda motor yang dikendarainya.

​Belakangan, korban diketahui berinisial ADC (34), seorang warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan. Saat pertama kali ditemukan, posisi tubuh korban dalam keadaan tengkurap di aliran sungai. Tidak jauh dari jasad korban, ditemukan pula sepeda motor Honda Vario berwarna merah hitam milik korban.

​Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban sekaligus melakukan penyelidikan awal.

BACA JUGA : Ketika Opini Publik Menghakimi Febrie Adriansyah Sebelum Ketukan Palu Hakim Penulis: Dedik Sugianto (Pemimpin Redaksi Sindikat Post)

​”Sesampainya di lokasi, petugas mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Posisinya tengkurap di aliran sungai,” kata AKP Kasianto saat dikonfirmasi.

​Diduga Alami Kecelakaan Tunggal akibat Miras

​Setelah berhasil dievakuasi, petugas langsung melakukan identifikasi serta pemeriksaan medis terhadap jenazah korban. Polisi juga menggali keterangan dari sejumlah saksi dan warga sekitar yang mengenali korban untuk mengungkap penyebab pasti kejadian.

​Dari hasil pemeriksaan medis, polisi memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda atau luka yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan. Di sisi lain, berdasarkan keterangan para saksi, korban diketahui memiliki kebiasaan kerap mengonsumsi minuman keras (miras).

​Keterangan saksi tersebut klop dengan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi menduga kuat korban kehilangan kendali atas sepeda motornya karena berkendara di bawah pengaruh alkohol, hingga akhirnya terperosok ke dalam sungai.

​”Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan tunggal setelah mengendarai kendaraan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras,” jelas AKP Kasianto.

BACA JUGA : Ormas 212 Loro Siji Loro Geruduk Pemprov Jatim, Soroti Proyek Molor dan Tuntut Transparansi Anggaran

​Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Namun, berdasarkan seluruh rangkaian olah TKP, hasil visum, dan keterangan saksi, insiden maut ini diduga kuat murni merupakan kecelakaan tunggal dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana.