MOJOKERTO, AJTTV.COM – Ledakan keras melanda bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (13/8) sekitar pukul 21.20 WIB. Insiden tersebut menghancurkan sebagian bangunan, memicu kebakaran, hingga menyebabkan lima pekerja mengalami luka-luka.
Diduga kuat, ledakan dipicu oleh kebocoran gas elpiji di kompleks dapur tempat penyiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Satpam SPPG Desa Medali, Bagianto (63), dirinya sempat mendengar suara hisapan khas kebocoran gas saat berada di dalam ruang kantor tepat sebelum dentuman keras terjadi.
BACA JUGA : Polres Tulungagung Dorong Pelajar Bijak Manfaatkan AI Untuk Belajar Dan Berkarya
”Saya sedang di ruang kantor, lalu mendengar suara seperti gas bocor sebelum akhirnya terjadi ledakan keras,” ujar Bagianto saat ditemui di lokasi kejadian.
Kencangnya getaran dan tekanan ledakan membuat sedikitnya empat ruangan di kompleks dapur SPPG mengalami kerusakan parah pada bagian atap. Ruangan yang terdampak meliputiRuang pemorsian,Ruang penyimpanan ompreng,Ruang kantor dan Ruang rapat
Selain bangunan, dua unit mobil operasional yang biasa digunakan untuk distribusi makanan MBG juga mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan material yang ambruk.
Korban Jiwa dan Evakuasi
Di tengah kepanikan pascaledakan, petugas dan warga sekitar langsung mengevakuasi para pekerja yang menjadi korban ke rumah sakit terdekat. Total lima pekerja mengalami luka-luka.
BACA JUGA : Sah! Tri Hariadi Resmi Jabat Sekda Tulungagung, Plt Bupati Titip Pesan Soal Integritas
Dua Pekerja Bagian Pemorsian (Luka Tertimpa Reruntuhan Plafon) yaitu Maulin Nikmah (35) dan Robiatul Adawyah (33). Mereka Dievakuasi dan dirawat di RS Islam Sakinah, Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Tiga Teknisi Gas Elpiji CGN (Luka Bakar Berat hingga ±90%) yakni Edi Suyanto (55) – Warga Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Kwin Lan – Warga Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Pieter Nando (36) – Warga Porong, Sidoarjo Dilarikan ke RS Gatoel, Kota Mojokerto untuk penanganan medis intensif.
Dampak Operasional Distribusi Makanan
Kepala SPPG Mojokerto Medali dari Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Geroldi, menjelaskan bahwa dapur pelayanan tersebut memegang peranan vital dalam suplai gizi sekolah setiap harinya.
”Dapur kami setiap hari menyiapkan sekitar 3.700 ompreng makanan untuk didistribusikan kepada 33 lembaga pendidikan tingkat SD dan SMP di wilayah Kecamatan Puri,” terang Geroldi.
BACA JUGA : Kemunculan Buaya Teror Pesisir Besuki Tulungagung! Tim Gabungan Siaga 24 Jam dan Pasang Jaring
Ia menambahkan, saat insiden terjadi,sebenarnya ada sembilan relawan yang bertugas di bagian persiapan malam, terdiri dari delapan orang wanita dan satu laki-laki yang bertugas sebagai office boy.
Penanganan Petugas
Kobaran api berhasil dipadamkan berkat respons cepat dari unit Mobil Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto bersama tim Damkar Gama yang diterjunkan ke lokasi.
Pihak kepolisian beserta petugas berwenang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menelusuri penyebab pasti kebocoran gas untuk pemeriksaan lebih lanjut.






