Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

HUT ke-81 RI, Ketum 212 Loro Siji Loro Dorong Sinergitas dan Pengawalan Kritis Terhadap Pemerintahan

46
×

HUT ke-81 RI, Ketum 212 Loro Siji Loro Dorong Sinergitas dan Pengawalan Kritis Terhadap Pemerintahan

Sebarkan artikel ini

​TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak boleh sekadar menjadi seremonial tahunan. Momentum sejarah ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat persatuan, membangun sinergitas, serta mengawal jalannya pemerintahan demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana (Mas Dana), dalam pernyataan resminya menyambut HUT ke-81 RI di Tulungagung, Sabtu (15/8/2026).

BACA JUGA : Kolaborasi Hebat! Peringatan HUT Koperasi ke-79 dan HUT RI ke-81 di DEKOPINDA Tulungagung Jadi Momentum Koperasi Naik Kelas

​”Kemerdekaan harus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Rakyat berhak mendapatkan pelayanan publik yang baik, pembangunan yang adil, serta kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar,” ujar Dana.

​Mitra Kritis dan Kontruktif

​Menyelaraskan dengan tema nasional HUT ke-81 RI “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Dana menegaskan posisi organisasinya sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat.

​Ia menekankan bahwa pengawalan terhadap pemerintah bukan bertujuan untuk mencari kesalahan atau menciptakan konflik politik, melainkan bentuk partisipasi aktif masyarakat sipil.

​”Jika ada kebijakan yang baik dan berpihak pada rakyat, wajib kita dukung. Namun, jika ditemukan ketidaktepatan atau pelayanan publik yang belum maksimal, aspirasi akan kami sampaikan secara objektif berbasis data dan prosedur hukum,” tegasnya.

BACA JUGA : Pejabat Baru Polres Sumba Tengah Resmi Berganti, Kapolres Tegaskan Pentingnya Pengabdian Tulus

​Apresiasi Konsolidasi Daerah

​Dalam kesempatan tersebut, Dana juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas seluruh jajaran organisasi, mulai dari Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, Pengurus Pusat, DPD Jawa Timur, hingga 11 DPC di wilayah Jawa Timur termasuk Tulungagung, Kediri Raya, Jombang, Blitar Raya, Trenggalek, Ponorogo, Mojokerto, Lamongan, Gresik, dan Kota Batu.

​Ia menginstruksikan seluruh kadernya untuk tetap menjaga marwah lembaga, tidak mudah terprovokasi, dan memegang teguh prinsip perjuangan organisasi: tegas dalam aspirasi, santun dalam sikap.

​”Tujuan akhir perjuangan ini bukan untuk kebesaran organisasi semata, melainkan terciptanya masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kerja nyata,” pungkasnya.