Scroll untuk baca artikel
ARTIKEL TERBARUBERITA TERBARUKABAR DAERAH

Balita 3 Tahun di Kauman Tulungagung Tewas Terjebur Sumur Resapan Usai Dimarahi Nenek

27
×

Balita 3 Tahun di Kauman Tulungagung Tewas Terjebur Sumur Resapan Usai Dimarahi Nenek

Sebarkan artikel ini
Foto : Tim Inafis Polres Tulungagung saat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan balita yang terjebur sumur resapan di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Jumat (14/8/2026).

FotoTULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Peristiwa memilukan terjadi di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Seorang balita laki-laki berinisial ESB yang baru berusia tiga tahun ditemukan tewas setelah terjebur ke dalam sumur resapan rumah tangga pada Jumat (14/8/2026).

​Berdasarkan informasi dari warga setempat, insiden berdarah dingin ini bermula saat korban sempat dimarahi oleh neneknya di rumah. Usai ditegur, korban beranjak pergi keluar rumah. Saat coba dipanggil dan diminta pulang, balita tersebut justru berbelok arah menuju area sumur resapan yang berada tak jauh dari lokasi.

BACA JUGA : GEGER! Penemuan Mayat Membusuk di Hutan Ngubalan Tulungagung, Sepeda Jengki Biru Jadi Petunjuk

​Nahas, korban yang hilang kontak dari pengawasan keluarga baru diketahui telah terjebur ke dalam sumur resapan sekitar tiga jam kemudian dalam keadaan tidak bernyawa.

BACA JUGA : Diduga Oleng ke Jalur Kanan, Truk Boks Hantam Pemotor di Jalan Raya Bendosewu Blitar

​Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdianto mengonfirmasi kejadian tersebut. Saat petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), korban sudah berhasil dievakuasi warga ke rumah duka dan tengah dipersiapkan untuk proses pemandikan oleh pihak keluarga.

​”Petugas bersama tim medis dan Tim Inafis Polres Tulungagung telah melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan,” ujar Iptu Nanang.

​Pihak keluarga menyatakan telah menerima musibah tragis ini secara ikhlas dan menolak untuk dilakukan proses autopsi terhadap jenazah korban. Kasus penanganan kecelakaan ini pun ditutup setelah dipastikan murni akibat musibah tenggelam.