Scroll untuk baca artikel
BERITA NASIONALBERITA TERBARU

Tragedi KMP Virgo Transport 8: Sopir Truk Asal Tulungagung Teridentifikasi, Total 53 Korban Meninggal Ditemukan

2
×

Tragedi KMP Virgo Transport 8: Sopir Truk Asal Tulungagung Teridentifikasi, Total 53 Korban Meninggal Ditemukan

Sebarkan artikel ini

Operasi pencarian korban tenggelam KM Virgo, 25 September 2026 (dok. istimewa)

BANJARMASIN, AJTTV.COM — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8. Salah satu korban yang teridentifikasi merupakan seorang sopir truk pengangkut marmer asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

​Korban asal Tulungagung tersebut diketahui bernama Purkam (64), yang kesehariannya bekerja sebagai sopir truk marmer dengan kernet bernama Yuli Purwanto, sedianya hendak mengirim muatan ke Sampit, Kalimantan Tengah. Jenazah almarhum telah diterbangkan dari Banjarmasin dan dipulangkan menuju rumah duka di Tulungagung.

​Baca Juga: Ketulusan di Balik Gerobak Kecil: Rohadi Utomo, Pegawai RSUD dr. Iskak Tulungagung yang Tak Kenal Lelah Demi Nafkahi Keluarga

Selain Purkam, empat jenazah lain yang turut teridentifikasi pada gelombang ini meliputi Mahmud Sahudi (43) asal Jember, Taruno Hidayat (47) asal Madiun, Ibnu Darmawan (24) asal Kediri, serta Dwi Priyambodo (36) asal Kebumen, Jawa Tengah. Proses identifikasi dilakukan secara cermat oleh tim DVI melalui pemeriksaan medis, gigi, properti korban, hingga sidik jari.

​Dengan adanya tambahan tersebut, total jenazah yang berhasil diidentifikasi kini mencapai 25 orang dari 45 kantung jenazah yang diterima oleh tim DVI.

​Proses Evakuasi Terkendala Cuaca Ekstrem

​Kepala SAR Banjarmasin sekaligus Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa operasi pencarian yang memasuki hari ke-13 ini sempat menghadapi berbagai kendala di lapangan. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 11 korban, yang terdiri atas lima jenazah dari dalam badan kapal dan enam korban lainnya di wilayah Kalimantan Tengah.

​Baca Juga: Awali Langkah Sempurna! Timnas Indonesia Bungkam Singapura 2-0 di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

“Proses evakuasi terkendala gelombang setinggi 1,75 hingga 2,5 meter serta arus laut yang berubah-ubah. Kondisi ini membuat proses penyelaman dan waktu evakuasi harus menyesuaikan dengan situasi cuaca,” ujar I Putu Sudayana, Sabtu.

​Enam jenazah tambahan dari Kalimantan Tengah dijadwalkan tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin pada Sabtu pagi pukul 09.00 WITA. Dengan penemuan 11 korban baru ini, total korban yang berhasil ditemukan seluruhnya mencapai 161 orang.

​Berdasarkan data terkini, rincian korban meliputi 108 orang selamat, 53 orang meninggal dunia, sementara 82 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.