Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Imbas Karhutla Trenggalek, Pipa Air Tirta Wening Terbakar di 2 Lokasi Hingga Pasokan Pas-pasan

63
×

Imbas Karhutla Trenggalek, Pipa Air Tirta Wening Terbakar di 2 Lokasi Hingga Pasokan Pas-pasan

Sebarkan artikel ini

TRENGGALEK, AJT TV.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Trenggalek berdampak langsung pada jaringan distribusi air bersih Perumda Air Minum Tirta Wening. Pipa distribusi di dua kawasan, yakni Dilem (Kecamatan Bendungan) dan Pasir Putih (Kecamatan Watulimo), terbakar hingga memicu penurunan tekanan serta debit air ke ribuan pelanggan.

​Gangguan layanan tersebut pertama kali terdeteksi dari berkurangnya aliran air yang masuk ke rumah pelanggan. Petugas teknis yang melakukan penelusuran di sepanjang jalur perpipaan area karhutla menemukan kerusakan fisik pada pipa utama akibat terpapar kobaran api.

Baca Juga : Isak Tangis Pecah di Besuki Tulungagung Saat Jenazah Yuli Purwanto Tiba dari Kalimantan

​Direktur Perumda Air Minum Tirta Wening, Khoirul Ansori, mengonfirmasi bahwa kerusakan terparah terjadi pada pipa HDPE berdiameter 8 inci di jalur intake kawasan Dilem.

​”Yang pasti karena itu pipanya pipa HDPE, jadi yang di intake Dilem itu pipa 8 inci. Itu terbakar sehingga air kita banyak yang terbuang,” ungkap Khoirul, Selasa (29/9/2026).

​Kebocoran pada pipa 8 inci tersebut mengakibatkan potensi kehilangan air hingga mencapai 40–50 persen dari total debit normal. Akibatnya, tekanan dalam jaringan merosot drastis dan berdampak paling signifikan bagi pelanggan yang bermukim di wilayah dataran tinggi.

​”Air ketika bocor di atas kan tekanan berkurang, lebih banyak yang terbuang. Intinya tekanannya. Kalau airnya mungkin masuk tapi air yang di dalam pipa kan kehilangan tekanan. Sehingga lokasi-lokasi pelanggan yang geografisnya tinggi, kan berkurang,” jelasnya.

​Selain di Dilem, insiden serupa menimpa pipa berdiameter 3 inci di area Pasir Putih, Prigi. Meski skalanya lebih kecil, kerusakan tersebut tetap memicu penurunan debit pasokan air secara signifikan.

Baca Juga : Dampak Kekeringan di Tulungagung Meluas, 11 Desa Alami Krisis Air Bersih

​Kedua titik pipa yang terbakar diketahui melintasi kawasan lahan milik Perhutani. Guna memulihkan layanan, tim teknis Perumda Air Minum Tirta Wening bergerak cepat melakukan perbaikan darurat di hari yang sama dengan metode pemotongan bagian pipa rusak dan penyambungan kembali menggunakan repair clamp.

​”Sudah, sudah tertangani semua. Jadi begitu air mengecil, kemudian kami cek jalur, jaringan pipa kita cek, kita perbaiki hari itu juga. Pipa kita potong, langsung kita sambung itu (memasang repair clamp),” tegas Khoirul.

​Pihak manajemen menambahkan, fokus utama penanganan cepat ini adalah menjaga kontinuitas distribusi dan tingkat kepercayaan pelanggan, melampaui kerugian material atas volume air yang terbuang akibat insiden tersebut.