Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Cegah Risiko, SMKN 1 Bandung Tulungagung Kembalikan Ribuan Porsi Makanan Gratis Akibat Lauk Ikan Berwarna Kehijauan

66
×

Cegah Risiko, SMKN 1 Bandung Tulungagung Kembalikan Ribuan Porsi Makanan Gratis Akibat Lauk Ikan Berwarna Kehijauan

Sebarkan artikel ini

Kepala SMKN 1 Bandung, Kurniyanti Puji Hendini ( Dok.ajttv.com)

​TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Pihak SMKN 1 Bandung, Kabupaten Tulungagung, mengambil langkah tegas dengan mengembalikan seluruh jatah paket program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke sekolah tersebut pada akhir September 2026. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya kejanggalan pada kondisi fisik lauk ikan yang disajikan.

​Lauk ikan yang berada di dalam paket makanan tersebut terlihat berubah warna menjadi agak kehijauan dan berbeda dari biasanya. Khawatir akan risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan, pihak sekolah memilih untuk tidak mendistribusikannya kepada para siswa.

​Baca Juga: Marak Pelajar Tulungagung Nongkrong Malam Sambil Nge-Vape di Warkop, Satpol PP Angkat Bicara Langkah Tegas

Kepala SMKN 1 Bandung, Kurniyanti Puji Hendini, dihubungi ajttv.com, Rabu (30/9/2026) malam mengatakan, Ia bersama sejumlah guru sebenarnya sempat mencicipi sedikit porsi lauk tersebut untuk memastikan kondisinya.

“Demi mengutamakan keselamatan dan kesehatan ribuan peserta didik, pihak sekolah membulatkan tekad untuk menolak mengambil risiko.” Terangya.

​Lebih dari 1.500 porsi paket makanan MBG akhirnya dikembalikan secara utuh kepada pihak penyedia atau pengelola program.

​Baca Juga: Sempat Hilang dalam Musibah KMP Virgo Transport 8, Korban Asal Kediri Akhirnya Ditemukan Meninggal

Langkah preventif ini diambil di tengah kewaspadaan tinggi yang sedang diterapkan di wilayah Kabupaten Tulungagung, menyusul munculnya kasus gangguan pencernaan massal yang sempat terjadi pada pelaksanaan program MBG sebelumnya. Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar kualitas dan kelayakan bahan pangan dalam program MBG senantiasa terjaga ketat sebelum dibagikan kepada para siswa.