Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Pencarian Korban Hilang di Pantai Ngalur Tulungagung Hari Ke-3: Tim SAR Terhalang Gelombang Tinggi

×

Pencarian Korban Hilang di Pantai Ngalur Tulungagung Hari Ke-3: Tim SAR Terhalang Gelombang Tinggi

Sebarkan artikel ini

PENCARIAN JALUR LAUT: Tim SAR gabungan bersama Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB) LAZNAS LMI melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di perairan Pantai Ngalur, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung, Sabtu (17/10/2026). Pada hari ketiga ini, penyisiran difokuskan hingga radius empat kilometer dari lokasi jatuhnya Angga Kurniawan. (Foto: Susanto ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Memasuki hari ketiga operasi pencarian Angga Kurniawan (31), pemancing gurita asal Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, tim SAR gabungan mulai meluaskan jangkauan penyisiran hingga radius empat kilometer dari titik lokasi kejadian di perairan Pantai Ngalur, Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Sabtu (17/10/2026).

​Berbeda dari strategi penyisiran sebelumnya, pada hari ketiga ini pencarian difokuskan pada pergerakan dua armada perahu dari Basarnas Trenggalek dan SAR MTA untuk menembus jalur laut, didukung pemantauan darat di sepanjang pesisir Pantai Ngalur.

​Operasi kemanusiaan ini turut diperkuat oleh lima personel Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB) LAZNAS LMI yang bergabung bersama unsur Basarnas, BPBD, Polairud, TNI AL, serta potensi SAR lainnya.

​Personel RNPB Laznas LMI, Gilang Budi Prabowo, mengungkapkan bahwa tim mengerahkan sebanyak 15 personel siaga sejak apel pagi pukul 07.00 WIB untuk membagi sektor pencarian. Kendati demikian, ganasnya gelombang laut selatan menjadi tantangan utama tim di lapangan.

​“Penyisiran kami bagi menjadi dua tim, yaitu pemantauan jalur darat dan penyisiran jalur laut menggunakan dua perahu. Kendala utamanya adalah ombak besar yang terjadi di pantai selatan belakangan ini, sehingga keselamatan personel tetap menjadi prioritas,” terang Gilang.

​Kesaksian Sang Adik dan Detail Kejadian

​Di sisi lain, fakta baru terungkap terkait detik-detik hilangnya korban. Adik korban, Fauzi, yang saat kejadian berada di lokasi bersama Angga, dilaporkan selamat dan dalam kondisi sehat meski masih mengalami syok.

​Berdasarkan keterangan Fauzi, perahu kayu yang mereka gunakan sebenarnya tidak sampai terbalik terhempas ombak. Namun, hempasan gelombang tinggi yang datang mendadak membuat Angga terjatuh ke laut. Kondisi gulungan ombak yang sangat besar membuat Fauzi tidak berani melompat untuk menolong sang kakak.

​Penyisiran pada hari ketiga ini dijadwalkan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Tim SAR gabungan terus berupaya menyisir titik-titik krusial di sekitar perairan Ngalur hingga Pantai Sanggar—lokasi ditemukannya perahu dan dayung korban—dengan harapan Angga Kurniawan dapat segera ditemukan