KEDIRI, AJTTV.COM— Polres Kediri Kota memperketat pengamanan dan penyekatan di jalur provinsi perbatasan wilayah Tulungagung–Kediri pada Minggu (25/10/2026) sore. Langkah ini dilakukan untuk mengawal pergerakan rombongan arus balik puluhan ribu anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pengamanan yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Kresno Wisnu Putranto, didampingi Wakapolres Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.
Berdasarkan data di lapangan, tercatat sekitar 2.500 sepeda motor melintas secara beriringan dari arah Tulungagung menuju Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Jombang.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Kresno Wisnu Putranto, menegaskan bahwa penyiagaan personel di titik-titik rawan bertujuan untuk mencegah potensi gesekan, mengurai kemacetan, dan memastikan aktivitas masyarakat umum tidak terganggu.
“Kami menerjunkan personel pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara maksimal di jalur perbatasan. Kehadiran petugas di lapangan adalah bentuk kesiapsia
gaan kami untuk memastikan arus balik rombongan berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya,” tegas AKBP Kresno Wisnu Putranto, Minggu (25/10/2026).
Seluruh rangkaian pengawalan berjalan kondusif berkat kerja sama personil Gabungan Polres Kediri Kota. Pihak kepolisian mengimbau seluruh anggota rombongan maupun masyarakat untuk terus mematuhi arahan petugas di jalan dan mengutamakan keselamatan berkendara.






